Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebijakan Melegakan, Perdana Menteri: Korsel Tidak Berencana Memiliki Senjata Nuklir

📅 Kamis, 09 Mar 2023, 00:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebijakan Melegakan, Perdana Menteri: Korsel Tidak Berencana Memiliki Senjata Nuklir Doc: Antara/presstv.com
Ket. Arsip - Prajurit Korea Selatan berpatroli dekat perbatasan dengan Korea Utara di kawasan Hwacheon, Provinsi Gangwon.

Busan - Kebijakan melegakan. Korea Selatan menegaskan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk mendapatkan senjata nuklir dan akan bergantung pada pencegahan Korea Utara yang diperpanjang dalam aliansi dengan Amerika Serikat (AS), kata Perdana Menteri Korea Selatan Han Duck-soo, Selasa (7/3).

"Dari sudut pandang untuk mencegah provokasi yang tidak masuk akal dari pihak Korea Utara, kami perlu bekerja lebih dekat dengan AS dalam hal perencanaan bersama atau semacam operasi dan implementasi bersama," katanya dalam sebuah pertemuan dengan wartawan asing di kota Busan, seperti yang disampaikan koresponden Sputnik yang hadir dalam pertemuan tersebut.

"Kami membutuhkan pencegahan yang lebih kuat, termasuk dengan senjata nuklir. Oleh karena itu, kami tidak memiliki rencana yang solid untuk memperoleh senjata nuklir dalam jangka waktu berapa pun."

Duck-soomenambahkan bahwa Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol tidak berbicara soal Korea Selatan memperoleh senjata nuklir ketika ia berbicara tentang perlunya kerja sama yang lebih erat antara Seoul dan Washington mengenai rencana untuk menggunakan kekuatan nuklir AS.

Seoul akan terus melakukan latihan miiter bersama dengan Washington meski ada reaksi dari Pyongyang, katanya.

"Kami akan melanjutkan latihan bersama dan terus memperkuat kemampuan pencegahan kami terlepas dari apa yang dilakukan Korea Utara atau bagaimana reaksi mereka terhadap tindakan kami untuk membela diri," kata Duck-soo, seraya menambahkan bahwa Seoul tidak akan berkompromi dalam masalah ini.

Dia mengakui bahwa latihan bersama pasti akan membuat Pyongyang "gugup", namun menambahkan bahwa ini tidak bisa menjadi alasan untuk mencegah Seoul memperkuat aliansidengan Washington, yang bertujuan untuk menghalangi "provokasi" Korea Utara.

Perdana menteri itu juga mengatakan bahwa Seoul tidak mempertimbangkan pasokan senjata mematikan ke Ukraina.

"Sampai saat ini, kami tidak mempertimbangkan untuk mengirim senjata mematikan ke Ukraina. Kami akan memberikan bantuan kemanusiaan, dan kami akan terlibat dalam rekonstruksi Ukraina ketika waktunya tiba. Dan kami mendukung sektor kelistrikan Ukraina dengan menyediakannya beberapa peralatan," kata Duck-soo.

Seoul telah berjanji untuk memberikan $130 juta (sekitar Rp2 triliun) bantuan kemanusiaan ke Kiev pada tahun 2023. Tahun lalu, bantuan Korea Selatan ke Ukraina berjumlah $100 juta (sekitar Rp1,5 triliun)

Duta Besar Ukraina untuk Korea Selatan Dmytro Ponomarenko menegaskan kembali pada akhir Februari bahwa Kiev berharap Seoul akan menemukan cara untuk mengirim senjata ke Ukraina yang dilanda konflik tanpa penundaan untuk meningkatkan kemampuan "serangan balasan".

Penasihat presiden Ukraina Mykhailo Podolyak mengatakan kepada media Korea Selatan pada bulan Februari bahwa negosiasi antara Ukraina dan Korea Selatan mengenai pengiriman senjata ke Kiev sudah berlangsung.

Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan pada 27 Februari bahwa Seoul tidak akan menarik kembali penolakanuntuk memasok senjata ke Ukraina.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, yang mengunjungi Seoulpada 29-30 Februari, meminta Korea Selatan untuk mengikuti contoh Jerman, Swedia, dan negara lain dalam memberikan bantuan militer ke Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
Siapkan SDM Maritim Unggul,...
Luar Negeri
AS Konfirmasi Dua Orang Men...

Gonzalo Garcia Resmi Dikontrak Fulham dari Real Madrid

42 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Uni Emirat Arab Jajaki Pelu...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.