Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perpani Perjuangkan Panahan Barebow Agar Dilombakan pada PON 2024

📅 Rabu, 08 Mar 2023, 18:57 WIB | Oleh:
Perpani Perjuangkan Panahan Barebow Agar Dilombakan pada PON 2024 Doc: ANTARA/M Risyal Hidayat
Ket. Lepaskan Anak Panah I Atlet panahan melepaskan anak panah ke sasaran saat eksibisi nomor Barebow dalam Seleksi Nasional (Seleknas) Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) di Lapangan Panahan, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (8/3). Eksibisi Barebow tersebut bertujuan untuk mendorong agar divisi Barebow dapat masuk dalam agenda Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) bakal mengajukan disiplin barebow agar bisa dilombakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 di Aceh-Sumatra Utara.

Wakil Ketua Umum II Pembinaan dan Prestasi PB Perpani Abdul Razak kepada pewarta di Lapangan Panahan GBK, Rabu, mengatakan akan memperjuangkan hal tersebut pada Rapat Kerja Nasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tahun 2023 di The Sultan Hotel, Senayan, Jakarta, Minggu-Senin (12-13/3).

PB Perpani menggelar ekshibisi barebow di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Rabu, yang diikuti 72 peserta dari 11 provinsi di antaranya Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Banten, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung, dan Sumatra Utara.

"Kami harapkan pada Rapat Kerja Nasional KONI divisi barebow ini bisa dipertandingkan pada PON yang akan datang. Pekan lalu, kita (Indonesia) mengikuti kejuaraan ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia menjadi juara umum," kata Abdul Razak.

Pada Barebow ASEAN 2023 di Kuala Lumpur, 4-5 Maret, Indonesia menjadi yang terbaik dengan membawa pulang 4 emas, 1 perak, 2 perunggu. Thailand di urutan kedua dengan 1 emas, 4 perak, 1 perunggu. Lalu Filipina di bawahnya dengan 1 emas dan 1 perunggu.

Menurut Abdul Razak, barebow adalah disiplin panahan yang potensial untuk prestasi Indonesia. "Bila dipertandingkan pada SEA Games itu sangat menguntungkan karena kita memiliki atlet yang cukup siap bertanding di level tersebut," ujarnya.

Selama ini, barebow belum pernah dilombakan pada multievent internasional, berbeda dengan recurve dan compound. Untuk itu, PB Perpani menargetkan agar barebow lebih dulu dilombakan pada PON 2024 agar Indonesia siap ketika suatu saat barebow hadir di multievent.

"Peminatnya banyak baik itu di Indonesia maupun negara lain. Yang membedakan barebow dengan recurve dan compound dari peralatan saja. Lebih sulit karena tidak memakai alat bantu dan jaraknya 50 meter. Sedangkan recurve itu lebih jauh 70 meter," kata Razak.

Menurut Razak seluruh pengurus provinsi Perpani mendukung agar barebow dilombakan pada PON 2024. "Kami akan memperjuangkannya pada Rapat Kerja Nasional KONI 2023 dengan membawa misi agar barebow dilombakan di PON," pungkas Razak. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pemprov Maluku Luncurkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

57 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.