Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harus Ada yang Tanggung Jawab Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

📅 Rabu, 08 Mar 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Fahmi mengkritisi proses pengambilan keputusan yang menyatakan jatuhnya banyak korban jiwa karena kesalahan penduduk yang bermukim di daerah penyangga atau buffer zone yang diklaim milik Pertamina.

"Hampir tidak mengemuka pendapat yang mempertanyakan mengapa kebakaran dahsyat terjadi?" Padahal, kalau tidak terjadi kebakaran, tentu tidak akan banyak korban. Faktanya juga, kebakaran itu berawal dari Depo Pertamina Plumpang yang menyambar sejumlah rumah penduduk," tandas Fahmy.

Ia juga berharap kasus tersebut tidak ditarik ke urusan politik. Semua pihak terkait harus bertanggung jawab terhadap jatuhnya korban.

"Jangan menyalahkan orang lain. Ingat, di depan kita ada belasan nyawa melayang. Mereka harus diurus dengan baik. Begitu juga korban-korban luka bakar yang masih di rumah sakit," katanya.

Tanggung Jawab

Sementara itu, Ketua Umum Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) Center, Hardjuno Wiwoho, menyayangkan percakapan publik yang berkembang mengenai kebakaran yang kembali terulang di Depo Pertamina Plumpang hanya fokus pada apakah depo harus pindah atau masyarakat sekitar harus pindah. Padahal, yang utama dari insiden kebakaran Plumpang adalah tentang nasib korban dan siapa yang bertanggung jawab.

"Ingat, kebakaran pertamina itu sudah pernah terjadi. Tapi siapa penanggungjawabnya? Kok kebakaran di fasilitas ultra penting seperti itu tidak pernah jelas siapa yang bertanggung jawab? Apakah dirut pertamina? Atau sampai Menteri BUMN-nya? Mengingat insiden kebakaran di fasilitas Pertamina itu sudah pernah terjadi," papar Hardjuno.

Di negara-negara maju, setiap peristiwa kecelakaan fatal selalu menuntut pertanggungjawaban pimpinan tertinggi. Namun sayang, di Indonesia, yang justru terjadi adalah tak pernah jelas siapa yang bertanggung jawab. Seolah-olah jika korban sudah dirawat di rumah sakit dan yang meninggal mendapat santunan, semua urusan sudah beres.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.