Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Siapkan Pesawat Siluman F-35 untuk Membungkam Sistem Anti Serangan Udara Tercanggih Rusia

📅 Selasa, 07 Mar 2023, 05:01 WIB | Oleh:
AS Siapkan Pesawat Siluman F-35 untuk Membungkam Sistem Anti Serangan Udara  Tercanggih Rusia Doc: Istimewa
Ket. Sistem pertahanan udara Rusia, S-400 Triumph (kiri) dan jet tempur siluman F-35 buatan Lockheed Martin, Amerika Serikat.

S-400 Triumph yang diberi julukan SA-21 Growler oleh Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) adalah sistem rudal pertahanan udara yang dikembangkan oleh biro desain Almaz Central, Rusia.

Sistem ini begitu menggentarkan, hingga Turki dikeluarkan dari proyek jet tempur F-35 karena mengakuisisinya.

S-400 dapat membidik semua jenis target udara termasuk pesawat tempur, drone, hingga rudal balistik dan jelajah dalam jarak 400 kilometer dengan ketinggian sampai 30 kilometer.

Rudal-rudal S-400 dua kali lebih efektif dibandingkan sistem pertahanan udara Rusia sebelumnya S-300, dan dapat operasional dalam waktu 5 menit untuk melumpuhkan 36 target secara bersamaan.

Dengan segala kelebihan itu, lawan-lawan Rusia termasuk Amerika Serikat (AS), berusaha mencari cara untuk melumpuhkan sistem tersebut.

Kini, berkat kemampuan siluman yang dimiliki, pesawat tempur F-35 buatan Lockheed Martin akan menjadi platform utama AS untuk misi Penghancuran Kemampuan Pertahanan Udara Musuh (Suppression/Destruction of Enemy Air Defenses capability (SEAD/DEAD) dalam dekade mendatang.

Dikutip dari The Aviation Geek Club, Lockheed Martin telah dianugerahi kontrak sebesar 26,7 juta dolar AS oleh Pentagon untuk mengembangkan modifikasi struktural untuk pesawat tempur F-35 Lightning II guna meningkatkan kemampuan (SEAD/DEAD).

Perusahaan menjelaskan bahwa mereka melakukan rekayasa yang diperlukan untuk memodifikasi pesawat agar melakukan SEAD dan DEAD "penuh".

Modifikasi struktural diperlukan karena pesawat akan dilengkapi dengan amunisi dan/atau sensor baru untuk menjalankan peran tersebut (yang biasanya melibatkan pendeteksian, perbaikan, dan penyerangan ancaman pertahanan udara berbasis darat, yang dapat bergerak atau tidak bergerak).

Angkatan Laut dan Angkatan Udara AS berencana untuk menggunakan rudal AGM-88E Advanced Anti-Radiation Guided Missile - Extended Range (AARGM-ER), penerus rudal anti-radiasi HARM untuk misi tersebut.

Selain itu, sistem peperangan elektronik ASQ-239 dari F-35 dapat secara pasif mendeteksi emisi sistem pertahanan udara musuh dan melakukan geo-lokasi target ini bersamaan dengan sistem F-35 lainnya.

Tetapi apakah F-35 dapat secara efektif melawan sistem pertahanan udara canggih seperti Surface to Air Missiles (SAM) S-400/S-500 Rusia?

"Ya, jika F-35 dipasangkan dengan AGM-88E AARGM-ER," kata ujar mantan spesialis operasi di Angkatan Laut AS, Eric Wicklund.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.