Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Puluhan Hektare Sawah Rusak Diterjang Banjir Bandang di Bima

📅 Senin, 06 Mar 2023, 10:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Puluhan Hektare Sawah Rusak Diterjang Banjir Bandang di Bima Doc: ANTARA/Humas BPBD Bima
Ket. Kondisi banjir yang merusak tanaman padi warga di Kabupaten Bima, NTB.

LOMBOK TENGAH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan, puluhan hektare tanaman padi warga di Desa Taloko, Kecamatan Sanggar, rusak diterjang banjir bandang, setelah daerah setempat diguyur hujan lebat.

"Banjir itu juga menggenangi area persawahan dan merusak tanaman padi yang sebentar lagi panen seluas 30 hektare di Desa Taloko," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima Isyra dalam keterangan resmi di Mataram, Senin (6/3).

Selain hujan lebat, penyebab terjadinya banjir yang merusak tanaman padi warga dan merendam rumah warga, akibat penyempitan sungai di bagian hilir, sehingga air meluap ke pemukiman warga di bantaran dan areal pertanian.

"Tidak ada korban jiwa, warga hanya mengalami kerugian material," katanya.

Sebelumnya BPBD Kabupaten Bima mencatat empat desa di wilayah setempat diterjang banjir yakni Desa Kuta di Kecamatan Lambitu, Desa Taloko di Kecamatan Sanggar dan Desa Pesa dan Desa Maria di Kecamatan Wawo.

"Ada empat desa yang diterjang banjir akibat hujan lebat," katanya.

Ia mengatakan banjir bandang yang menerjang rumahnya warga tersebut diakibatkan oleh tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah setempat, sehingga aliran air sungai di Desa Kuta tidak mampu menampung debit air dan meluap di ruas jalan raya setinggi sekitar kaki orang dewasa.

"Dalam peristiwa banjir tersebut tidak menimbulkan korban jiwa namun banyak material ruas jalan Desa Kuta yang mengakibatkan arus lalu lintas terganggu," katanya.

Sementara itu dampak banjir di Kecamatan Wawo menyebabkan satu rumah panggung milik Sukrin di Desa Pes hanyut dibawa banjir dan 10 rumah tergenang banjir setinggi lutut orang dewasa dan kerusakan talud sungai. Selain itu, banjir di Kecamatan Sanggar merendam puluhan hektare tanaman padi milik warga.

"Jumlah rumah yang terdampak 14 unit dan fasilitas umum seperti Kantor KUA, kantor pos dan Rumah Dinas Camat Wawo tergenang banjir," katanya.

Ia mengatakan penyebab terjadinya banjir itu juga, karena terjadinya penyempitan sungai di bagian hilir, sehingga air meluap ke pemukiman warga di bantaran dan areal pertanian. Setelah menerima informasi kejadian pihaknya langsung melakukan penanganan darurat bencana terhadap daerah terdampak.

"Kondisi air telah mulai surut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.