Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Moderasi Agama Harus Diimplementasikan, Bukan Sekedar Retorika

📅 Kamis, 02 Mar 2023, 22:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Moderasi Agama Harus Diimplementasikan, Bukan Sekedar Retorika Doc: istimewa
Ket. Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Profesor Abidin Djafar

Palu - Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Profesor Abidin Djafar mengemukakan moderasi beragama harus diimplementasikan dan dipraktekkan oleh umat beragama dalam kehidupan sosial keagamaan, bukan sekedar retorika.

"Moderasi beragama menjadi satu pendekatan untuk membangun kerukunan, dengan cara mengimplementasikan atau mempraktekkannya dalam kehidupan sosial keagamaan sehari-hari," kata Abidin Djafar, di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (2/3).

Abidin menjelaskan moderasi beragama adalah cara pandang, sikap, perilaku yang selalu mengambil posisi tengah, selalu bertindak adil, dan tidak ekstrem dalam beragama.

Namun saat ini, kata dia, dalam mengimplementasikan atau praktek moderasi beragama dalam kehidupan sosial keagamaan menuai beberapa tantangan.

Tantangan itu, ujar dia, pertama maraknya kelompok yang memahami agama dari sudut pandang sempit, harafiyah dan tertutup. Kedua, perkembangan sisteminformasi dan teknologi yang melahirkan media sosial menjadi perekat kelompok sosial dengan identitas yang sama.

Di samping itu, sebut dia, kelompok millenial atau generasi muda yang merupakan pelanjut pembangunan bangsa, berada di posisi rentan terhadap infiltrasi ideologi radikalisme dan terorisme, karena menjadi sasaran kelompok ekstrim dalam menyebarkan faham radikalisme melalui media sosial.

Yang paling parah, sebut dia, psikologi massa yang mudah tersulut oleh hal - hal yang belum terkonfirmasi kebenarannya, menjadi tantangan.

"Maka dibutuhkan gerak dan kerja sama multi pihak untuk menggencarkan implementasi moderasi beragama dalam merawat kemajemukan dan meningkatkankualitas kerukunan," sebutnya.

Ia mengemukakan Indonesia adalah negara yang bermasyarakat religius dan majemuk. Masyarakat lekat dengan kehidupan beragama dan kemerdekaan beragama dijamin oleh konstitusi. Jaminan itu untuk menjaga keseimbangan antara hak beragama dan komitmen kebangsaan.

Dalam konteks ini, ujar dia, moderasi beragama menjadi perekat antara semangat beragama dan komitmen berbangsa.

"Moderasi beragama harus diimplementasikan dan umat beragama harus didorong mempraktekkan hal ini, untuk mewujudkan kemaslahatan beragama, dan berbangsa yang harmonis, damai dan toleran," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

39 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.