Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Istana Presiden Ditargetkan Berdiri di Kawasan Inti IKN pada Juli 2024

📅 Rabu, 01 Mar 2023, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Istana Presiden Ditargetkan Berdiri di Kawasan Inti IKN pada Juli 2024 Doc: ANTARA/Bagus Purwa
Ket. Pengerjaan pembangunan Istana Presiden di KIPP IKN Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimatan Timur, mulai nampak dilakukan

KALIMANTAN TIMUR - Pemerintah menargetkan Istana Presiden RI bakal berdiri di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Juli 2024.

"Sejumlah pembangunan gedung dan infrastruktur di lokasi IKN mulai dikerjakan," ujar Divisi Dokumentasi, Dron Mapping dan Site Admin PT Waskita Karya (Persero) Dhinar Wahyu Zain Pratama di Penajam, Senin kemarin.

Pengerjaan pembangunan IKN Indonesia baru ada yang dikerjakan mulai September 2022, tambah dia, dan ada pengerjaan yang dimulai pada Januari 2024.

Sejumlah pembangunan di KIPP IKN Nusantara tersebut, di antaranya Istana dan Kantor Presiden, Plaza Seremoni (lapangan upacara), kementerian koordinator (kemenko) yang terdiri gedung satu, dua, tiga dan empat, serta tapak rumah menteri.

Kemudian sejumlah infrastruktur jalan Sumbu Kebangsaan Barat dan Sumbu Kebangsaan Timur, sejumlah embung dan IPAL (instalasi air limbah) juga dalam tahap pengerjaan.

Pembangunan gedung dan infrastruktur lainnya di kawasan inti IKN Indonesia baru sesuai kontrak kerja, rampung pada Juli 2024. "Semua pengerjaan ditargetkan selesai sebelum Agustus 2024, karena Presiden menginginkan Upacara HUT Ke-79 Kemerdekaan RI Tahun 2024 dilaksanakan di kawasan Istana Kepresidenan IKN," jelas Dhinar Wahyu Zain Pratama.

Presiden Joko Widodo menginginkan Upacara Bendera Peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2024 berlangsung di depan Istana Presiden IKN Indonesia baru.

Pengerjaan pembangunan IKN Nusantara dilakukan sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) antara lain PT Waskita Karya, PT Wijaya Karya, PT Hutama Karya, PT Adhi Karya dan PT Pembangunan Perumahan (PP).

Sesuai rencana semua bangunan di KIPP IKN Indonesia baru tersebut langsung ditempati setelah rampung dibangun, agar keramaian di IKN Nusantara segera terwujud.

KIPP IKN Indonesia baru menempati areal sekitar 900 hektare berada di sisi selatan kawasan IKN Nusantara, dengan kontur tanah berbukit-bukit.

Pembangunan IKN Indonesia baru bakal dilanjutkan dengan Istana Wakil Presiden RI, beberapa kantor kementerian dan lembaga negara lainnya, serta fasilitas TNI dan Polri.

Bangunan lainnya yang akan dibangun selanjutnya di IKN Nusantara, yakni Plaza Kebangsaan, perumahan dan apartemen, hingga fasilitas esensial penunjang seperti pendidikan, kesehatan, tempat kebutuhan sehari-hari dan tempat hiburan.

IKN Nusantara dibangun menjadi ibu kota negara baru Indonesia menggantikan Jakarta. Dengan mengusung kota dengan konsep modern, kota pintar, dan kota ramah lingkungan, desain IKN berbeda, tidak meniru kota yang sudah ada.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.