Sebabkan 6 Juta Kematian, Asal-usul Virus Corona Masih jadi Perdebatan
📅 Selasa, 28 Feb 2023, 11:00 WIB | Oleh: SulianaAlina Chan, seorang ahli biologi molekuler di Broad Institute of Massachusetts Institute of Technology dan Harvard, mengatakan "masuk akal untuk menyimpulkan" itu terkait dengan aktivitas di Institut Virologi Wuhan di Tiongkok.
Dia mengatakan proposal penelitian tahun 2018 yang ditulis bersama oleh para ilmuwan di sana dan kolaborator AS mereka "pada dasarnya menggambarkan cetak biru atau blueprint untuk virus mirip Covid-19."
"Kurang dari dua tahun kemudian, virus seperti itu menyebabkan wabah di kota itu," katanya.
Institut Wuhan telah mempelajari virus corona selama bertahun-tahun, sebagian karena kekhawatiran yang meluas bahwa virus corona dapat menjadi sumber pandemi berikutnya. Ironinya, hal itu terjadi saat ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tidak ada badan intelijen yang mengatakan mereka yakin virus corona yang menjadi penyebab Covid-19 sengaja disebarkan ke masyarakat. Sekaligus menolak klaim yang menyebut bahwa virus tidak dikembangkan sebagai senjata biologis.
"Kecelakaan laboratorium terjadi pada frekuensi yang mengejutkan. Banyak orang tidak terlalu mendengar tentang kecelakaan laboratorium karena tidak dibicarakan secara publik," kata Chan, yang ikut menulis buku tentang pencarian asal-usul Covid-19.
Kecelakaan seperti itu "menggarisbawahi kebutuhan untuk membuat pekerjaan dengan patogen yang sangat berbahaya menjadi lebih transparan dan lebih akuntabel."
Sebaiknya Anda baca juga:
Tahun lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan penyelidikan lebih dalam terhadap kemungkinan kecelakaan laboratorium. Chan berharap laporan terbaru memicu penyelidikan lebih lanjut di AS.
Pada sisi kain, Pemerintah Tiongkok menekankan bahwa anggapan Covid-19 berasal dari laboratorium di negara itu "tidak berdasar".
Banyak ilmuwan lebih percaya bahwa virus corona ditularkan dari hewan ke manusia dan bukan karena kebocoran laboratorium. Mereka berteori virus tersebut muncul di alam liar dan melompat dari kelelawar ke manusia, baik secara langsung maupun melalui hewan lain.
Dalam makalah penelitian tahun 2021 di jurnal Cell misalnya, para ilmuwan mengatakan virus Covid-19 adalah virus corona kesembilan yang terdokumentasi dan berpotensi menginfeksi manusia. Penelitian menyoroti bahwa kesembilan virus yang beredar sebelumnya berasal dari hewan.
Dua penelitian, yang diterbitkan tahun lalu oleh jurnal Science, mendukung teori asal usul virus dari hewan.
Penelitian itu menemukan bahwa pasar grosir makanan laut Huanan di Wuhan kemungkinan merupakan pusat infeksi awal. Para ilmuwan menyimpulkan bahwa virus kemungkinan besar menyebar dari hewan ke manusia dalam dua waktu yang berbeda.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!