Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertemuan Menkeu G20 Berakhir Tanpa Konsensus Soal Perang Ukraina

📅 Minggu, 26 Feb 2023, 11:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertemuan Menkeu G20 Berakhir Tanpa Konsensus Soal Perang Ukraina Doc: CNA/Biro Informasi Pers/Handout India
Ket. Menteri Keuangan G20, Gubernur Bank Sentral dan kepala delegasi menghadiri pertemuan Menteri Keuangan G20 dan Gubernur Bank Sentral di pinggiran Bengaluru, India, 24 Februari 2023.

NEW DELHI - Pertemuan para menteri keuangan G20 pertama di India berakhir Sabtu (25/2) dengan menghasilkan pendapat beragam mengenai perang di Ukraina.

India harus merilis risalah pimpinan dan dokumen hasil konferensi alih-alih membuat pernyataan bersama setelah pertemuan tersebut di Bengaluru.

Kebanyakan negara anggota sangat menyesalkan agresi Rusia di Ukraina dan menuntut penarikan pasukan Rusia secara menyeluruh dan tanpa syarat yang tidak disetujui Rusia dan Tiongkok.

Mereka juga menekankan bahwa perang di Ukraina membuat masyarakat menelan penderitaan luar biasa dan memperburuk perekonomianglobal yang sudah rentan.

Pada KTT G20 di Indonesia tahun lalu pun terjadi perbedaan pendapat serupa mengenai perang Ukraina.

KeketuaanIndia dalam G20 mendapatkan dukungan besar dari mana-mana, kataMenteri Keuangan India Nirmala Sitharam usai pertemuan para menkeu G20 itu. "Negara-negara lemah menunggu solusi dari KTT ini," sambung Shitaram.

Sebuah pernyataan Kementerian Keuangan India mengatakan bahwa risalah dan dokumen hasil pertemuan itu adalah pencapaian besar yang dibuat G20 selama diketuai India.

Pertemuan itu sendiri membahas krisis utang global, reformasi Bank Pembangunan Multilateral, iklim keuangan, cara dunia mendekati masalah mata uangkripto, infrastruktur digital publik, inklusi keuangan, pembiayaan kota masa depan dan perpajakan.

G20 juga menyampaikan belasungkawa atas gempa dahsyat yang melanda Turki dan Suriah.

Risalah dan dokumen itu juga mengatakan bahwa para negara anggota turut sedih atas hilangnya nyawa dengan tragis dan kehancuran di wilayah timur laut Turki akibat gempa dahsyat pada 6 Februari lalu, dan menyampaikan solidaritasnya kepada masyarakat Turki.

Selain itu pernyataan itu juga menyampaikan belasungkawa kepada warga Suriah yang juga menderita akibat gempa dahsyat tersebut.

'Kami sampaikan belasungkawa kepada keluarga yang berduka. Kami menghargai bantuan kemanusiaan yang diberikan dan meminta negara-negara anggota dan lembaga-lembaga multilateral untuk terus menyediakan segala bantuan yang dibutuhkan untuk pemulihan dan pembangunan," kata para menteri keuangan G20 itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

36 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.