Amnesty International Desak Pemerintah Usut Tuntas Kerusuhan di Wamena
Sabtu, 25 Feb 2023, 15:27 WIBJAKARTA - Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mendesak pemerintah mengusut tuntas kerusuhan yang menewaskan 10 orang di Sinakma, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan pada Kamis (23/2).
Dalam kerusuhan yang dipicu oleh isu penculikan anak itu, beberapa korban tewas mengalami luka tembak.
"Kami mendesak investigasi yang serius untuk mengusut tuntas insiden ini. Apalagi muncul laporan bahwa beberapa warga tewas akibat tembakan. Harus ditelusuri melalui proses hukum yang adil dan tidak berpihak. Siapa pun pelaku penembakan itu," kata Usman melalui keterangan tertulisnya, Jumat (24/2) malam, seperti dikutip VOA.
Usman menilai kerusuhan di Wamena tersebut menandakan berulangnya kasus kekerasan yang merenggut nyawa banyak warga sipil di Papua. Tindakan kekerasan, apalagi sampai menimbulkan banyak korban jiwa, hanya akan mengeskalasi lingkaran kekerasan dan konflik bersenjata di Papua.
"Kami menyesalkan jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi di Wamena kemarin. Kekerasan dalam bentuk apa pun tidak bisa dibenarkan. Begitu pula penggunaan kekuatan yang eksesif oleh aparat negara di sana," ucapnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Sempat Terkena Serangan Iran, Kondisi Abu Dhabi Berangsur Aman
-
Persija Hadapi PSM di JIS Besok, Performa Pemain Jadi Pilihan Mauricio Souza
-
KBRI Teheran Minta WNI di Iran Waspadai Serangan AS-Israel
-
Sisa Tubuh Manusia Ditemukan dalam Pencarian 'Backpacker' Belgia yang Hilang di Hutan Belantara Tasmania
-
Tak Mau Tertinggal, Sulteng Serius Dorong Transisi Energi Hijau
-
Berhasil Optimalkan Sumur HPPO, PHM Dongkrak Produksi Minyak Lapangan Handil hingga 2.000 bph
-
PLN Wamena Ungkap Daya Listrik 8 MW Cukup untuk 5 Kabupaten, Ini Rinciannya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.