Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berita Gembira, Studi Terbaru Sebut Kesehatan Mental Dapat Memperpanjang Umur

📅 Kamis, 23 Feb 2023, 01:27 WIB | Oleh:
Berita Gembira, Studi Terbaru Sebut Kesehatan Mental Dapat Memperpanjang Umur Doc: Istimewa
Ket. Sikap positif dan kepuasan hidup yang tinggi telah dikaitkan dengan kekebalan yang lebih baik, dan dengan demikian tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi.

SINGAPURA - Sebuah studi tentang kaum lansia Tiongkok di Singapura baru-baru ini menemukan, kesehatan mental yang baik dapat membantu memperpanjang umur meskipun seseorang memiliki kesehatan fisik yang buruk.

Dilansir oleh The Straits Times, studi oleh Fakultas Kedokteran Yong Loo Lin Universitas Nasional Singapura (NUS Medicine) dan Fakultas Seni dan Ilmu Sosial NUS tersebut, mengamati 1.000 warga Tionghoa Singapura yang berusia antara 85 hingga 99 tahun.

Ini adalah bagian dari studi Singapore Chinese Health, sebuah studi longitudinal yang telah melacak subjek selama lebih dari dua dekade. Temuan ini dipublikasikan di International Journal Of Experimental, Clinical, Behavioral And Technological Gerontology pada bulan Desember.

Peserta diperiksa penanda objektif seperti tidak adanya penyakit kronis seperti diabetes dan kanker, serta kemandirian yang ditunjukkan dalam aktivitas sehari-hari.

Mereka juga dinilai berdasarkan kriteria subyektif seperti kognisi dan kemampuan mengatasi aktivitas hidup sehari-hari, serta kebahagiaan dengan hubungan dan kehidupan.

Penanda seperti itu biasanya digunakan untuk menentukan penuaan yang berhasil dalam gerontologi, NUS mencatat dalam sebuah pernyataan media.

Berdasarkan penanda tersebut, peserta dikelompokkan ke dalam empat kategori,bugar dan positif, cukup bugar dan netral, lemah tapi ulet, serta lemah dan sedih.

Mereka yang termasuk dalam tiga kategori pertama lebih cenderung menganggap diri mereka memadai secara finansial, dan terlibat dalam olahraga mingguan.

Peserta diikuti selama rata-rata tiga tahun, dan kelangsungan hidup mereka dilacak. Selama waktu itu, tercatat 151 kematian.

Kelompok bugar dan positif, yang terdiri dari 43,9 persen peserta, mencetak probabilitas bertahan hidup tertinggi, diikuti oleh mereka yang cukup bugar dan netral yang menyumbang 17,3 persen peserta.

Kelompok yang lemah dan sedih, yang terdiri dari 13,4 persen kelompok, memiliki tingkat kelangsungan hidup terendah.

Mereka yang didefinisikan sebagai lemah tetapi tangguh hidup lebih lama daripada mereka yang lemah dan sedih, dengan risiko kematian 37 persen lebih rendah. Kelompok ini, yang mendapat nilai buruk dalam indikator obyektif seperti penyakit kronis, tetapi baik dalam indikator subyektif seperti kebahagiaan hidup dan keterlibatan sosial, terdiri dari 25,4 persen peserta.

"Ini adalah bukti manfaat dari keadaan psikologis positif terhadap keterbatasan fisik, fungsional, dan aktivitas," kata studi tersebut.

"Sikap positif dan kepuasan hidup yang tinggi telah dikaitkan dengan pengurangan peradangan dan kekebalan yang lebih baik, dan dengan demikian tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi," kata ilmuwan senior di Program Penelitian Terjemahan Umur Panjang Sehat NUS Medicine, Koh Woon Puay.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.