Sekitar Seratus Kios di Pasar Cik Puan Pekanbaru Terbakar
📅 Minggu, 19 Feb 2023, 21:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Annisa Firdausi
Pekanbaru - Seratusan kios di Pasar Ciak Puan di Jalan Tuanku Tambusai, Kota Pekanbaru rata dengan tanah setelah dilahap api merah pada Minggu sore pada sekitar pukul 16.00 WIB
Berdasarkan pantauan, seratusan kios terbakar dan barang-barang jualan pedagang hangus tak bersisa beserta dengan bangunan-bangunannya yang sebagian besar terbuat dari kayu. Tampak asap hitam membumbung tinggi dan api-api kecil masih terus menjalar ke kios pedagang lain.
Sejumlah pedagang di Pasar Cik Puan yang menjadi korban hanya dapat menangis melihat api melahap habis tempatnya mengais rezeki selama ini. Sebagian pedagang lain pun berusaha menyelamatkan barang-barang dagangannya, seperti perlengkapan toko, meja dan kursi, serta benda-benda lain yang dianggap berharga.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru Burhan Ginting menyebutkan pihaknya sempat terkendala memadamkan api lantaran masyarakat yang memadati jalanan karena menonton kejadian.
"Walau arus lalu lintas telah dialihkan aparat kepolisian, masih banyak masyarakat yang yang ingin lewat di depan lokasi. Kita berharap mereka bisa mengerti tugas kita di lapangan," tutur Burhan.
Adapun jumlah armada Damkar yang dikerahkan untuk melakukan pemadaman mencapai 10 unit. Sekitar satu jam setelah laporan, api mulai berhasil dijinakkan.
"Armada dari tiap pos kita turunkan mengantisipasi proses pemadaman sehingga air tak putus. Kini kami fokus melakukan pendinginan untuk memastikan tak ada lagi api-api kecil," pungkasnya.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih mencari penyebab kebakaran yang menelan kerugian hingga miliaran rupiah tersebut. Kejadian tersebut juga tidak menimbulkan korban jiwa.
Pasar Cik Puan dulunya juga difungsikan sebagai terminal di Kota Pekanbaru.
Berdasarkan catatan ANTARA, Pasar Cik Puan sudah berkali-kali dilanda kebakaran yaitu pada tahun 2009, 2011, 2012, 2013 dan 2015.
Pada April 2009, meluluhlantakkan sekitar 400 kios dan mengakibatkan kerugian materi sekitar Rp10 miliar, sementara pada 6 Juli 2015 menghanguskan sekitar 200 kios.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!