Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD: 21.000 Orang Terdampak Banjir di Solo, Satu Meninggal di Pengungsian

📅 Sabtu, 18 Feb 2023, 14:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD: 21.000 Orang Terdampak Banjir di Solo, Satu Meninggal di Pengungsian Doc: ANTARA/Aris Wasita
Ket. Kepala BPBD Kota Surakarta Nico Agus Putranto memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Jumat (17/2/2023).

SOLO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta mencatat 21.000 warga terdampak banjir yang terjadi di sejumlah titik di Kota Solo. Dari total tersebut, sebanyak 4.440 orang terpaksa harus mengungsi.

Kepala BPBD Kota Surakarta Nico Agus Putranto usai rapat koordinasi di Ruang Manganti Praja Kompleks Balai Kota Surakarta di Solo, Jumat, mengatakan beberapa pengungsi yang sudah mulai pulang ke rumah masing-masing, di antaranya di Tipes dan Bumi.

"Mereka sudah pulang semua. Kami tidak mengimbau untuk bertahan di pengungsian, tapi tentunya kalau itu sudah surut, pinginnya pulang ke rumah untuk bersih-bersih," katanya.

Meski demikian, dikatakannya, jika sewaktu-waktu kembali terjadi banjir maka pihak BPBD akan tetap mengarahkan mereka ke kantor kelurahan setempat.

Ia mengatakan hari ini air mulai surut karena tidak terjadi hujan di Boyolali, Sukoharjo, dan Wonogiri.

"Jadi air dari Bengawan Solo saja. Mulai ini kondisi sudah surut. Namun belum sampai 50 persen," katanya.

Ia mengatakan untuk kesiapan tanggap bencana sampai dengan dua hari ke depan. Namun, ketidakstabilan cuaca akan terjadi hingga tujuh hari ke depan.

Sekitar 21.000 orang terdampak banjir di Kota Solo sejak Kamis (16/2). Dari jumlah tersebut, 4.440 orang mengungsi.

Beberapa lokasi pengungsian di antaranya kantor kelurahan, sekolah, dan rumah ibadah.

Sementara, Camat Pasar Kliwon Ahmad Khoironi mengatakan satu warga meninggal dunia di pengungsian Kedunglumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta. Pengungsi yang meninggal bernama Thamrin berusia 85 tahun.

"Beliau memang sudah sepuh, (meninggal) bukan karena (dampak) banjir," katanya saat dikonfirmasi di Solo, Sabtu (18/2).

Ia mengatakan rencananya warga berjenis kelamin pria yang tinggal di Palugunan, RT 01/RW 01, Kelurahan Kedunglumbu tersebut akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Danyung.

"Rencananya dimakamkan hari ini di TPU setempat, TPU nggak kena banjir," katanya.

Sementara itu, dikatakannya, hingga saat ini hampir seluruh pengungsi di wilayah Pasar Kliwon sudah kembali ke rumah masing-masing menyusul genangan air yang mulai surut.

"Yang terdampak sudah surut, tadi malam sudah kembali ke rumah masing-masing. Surutnya agak sore kemarin," katanya.


Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.