Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Seminar Dan Demonstrasi UPRT Untuk Meningkatkan Keselamatan Penerbangan Nasional

📅 Kamis, 16 Feb 2023, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Seminar Dan Demonstrasi UPRT Untuk Meningkatkan Keselamatan Penerbangan Nasional Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Peristiwa kehilangan kendali dalam penerbangan atau LOC-I (Loss of Control In-flight) merupakan salah satu faktor penyebab kecelakaan pesawat. Bahkan untuk pesawat ringan, LOC-I merupakan penyebab tertinggi kedua pada kecelakaan pesawat.

Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) telah berkomitmen untuk meminimalkan dampak dari LOC-I dengan beberapa cara, seperti misalnya dengan meningkatkan kemampuan keselamatan pada pesawat serta meningkatkan kemampuan kru pesawat untuk mengenali, menghindari dan memulihkan diri dari kehilangan kendali dalam penerbangan.

Terkait dengan hal tersebut, Asosiasi maskapai penerbangan nasional (INACA) bekerja sama dengan pabrik pesawat Airbus mengadakan seminar dan demonstrasi terkait Upset Prevention and Recovery Training (UPRT).

UPRT adalah kombinasi pengetahuan teoretis dan pelatihan terbang dengan tujuan memberikan kompetensi kepada awak pesawat untuk dapat mengenali dan kemudian mencegah atau memulihkan diri dari kondisi upset (membingungkan) atau kehilangan kendali dalam penerbangan.

Acara seminar diselenggarakan di Hotel Swissotel PIK, Jakarta pada 15 Februari (introduction) dan 22 Februari (conclusion) 2023. Sedangkan sesi demonstrasi dilaksanakan di Lion Group Training Center, Tangerang pada tanggal 16, 17, 18, 20 dan 21 Februari 2023.

Dalam sambutannya pada pembukaan acara, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Maria Kristi Endah Murni menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan acara ini sebagai bentuk kolaborasi antar stakeholder dalam meningkatkan keselamatan penerbangan nasional.

Menurut Maria Kristi, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementeran Perhubungan juga telah mengambil langkah-langkah strategis untuk melaksanakan dan mengembangkan UPRT. Di antaranya adalah melakukan penelitian dan pengembangan sistem pelatihan berbasis UPRT melalui PUSLITBANG HUBUD, lokakarya dengan pemangku kepentingan penerbangan Indonesia, membuat draf Surat Edaran Pedoman Teknis (advisory circular) UPRT, dan draf peraturan terkait UPRT sesuai dengan Standar ICAO Document 10011.

"Direktorat Jenderal Perhubungan Udara berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan dan melakukan upaya mitigasi risiko kecelakaan penerbangan. Dalam konsep Rencana Keselamatan Penerbangan Nasional (National Aviation Safety Plan) 2021-2023, Indonesia menempatkan LOC-I sebagai Kategori Berisiko Tinggi dalam penerbangan," ujar Maria Kristi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Capt. M Mauluddin.

Menurut Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja, seminar dan demonstrasi ini merupakan dukungan INACA dan Airbus dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia di bidang aviasi untuk meningkatkan keselamatan penerbangan di Indonesia.

Selain itu juga untuk mendukung persiapan implementasi penuh UPRT di Indonesia yang saat ini sedang dipersiapkan oleh Tim dari DKPPU.

"Kita semua tahu, keselamatan penerbangan adalah hal yang utama pada operasional penerbangan yang mempengaruhi pada semua aspek pada penerbangan, termasuk bisnis penerbangan. Bahkan bisnis penerbangan sering disebut juga sebagai bisnis keselamatan. Semakin tinggi tingkat keselamatan penerbangan, akan semakin tinggi juga kepercayaan penumpang untuk terbang.

Dengan demikian bisnis penerbangan juga akan ikut berkembang," ujar Denon.

Sementara itu, Airbus representative di Asia Tenggaramenyatakan bahwa saat ini jumlah kecelakaan pesawat sudah sangat jauh menurun dibanding beberapa dekade lalu. Namun demikian bukan berarti tidak ada kecelakaan lagi. Oleh karena itu, upaya mitigasi untuk meminimalkan kecelakaan penerbangan sangat perlu dilakukan.

Salah satunya melalui training UPRT ini yang menggabungkan sesi teoretis melalui seminar dan praktek di simulator pesawat dengan tujuan agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi komunitas maskapai penerbangan di Indonesia. Pendekatan kolaboratif ini merupakan kunci untuk lebih meningkatkan keselamatan penerbangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

54 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.