Sederet Vonis Terdakwa Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J
📅 Kamis, 16 Feb 2023, 00:30 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Antara
Sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan kian mendekati titik akhir. Adapun kelima terdakwa telah dijatuhi vonis hukuman dari majelis hakim.
Kelima terdakwa yang telah divonis yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Ma'ruf, Bripka Ricky Rizal (Bripka RR), dan Bharada Richard Eliezer (Bharada E). Adapun sidang vonis terhadap Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi digelar Senin (13/2), dilanjutkan sidang Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal pada Selasa (14/2), dan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E pada Rabu (15/2).
Empat dari kelima terdakwa dijatuhkan vonis yang lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sementara satu terdakwa yakni Bharada Richard Eliezer atau Bharada E divonis lebih ringan dibandingkan tuntutan JPU.
Berikut vonis kelima terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J:
1. Ferdy Sambo
Sebaiknya Anda baca juga:
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menjatuhkan vonis hukuman mati kepada Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana terhadap mantan ajudannya, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).
Ferdy Sambo dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
"Menyatakan terdakwa Ferdy Sambo telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan pembunuhan berencana dan tanpa hak melakukan tindakan yang berakibat sistem elektronik tidak bekerja sebagaimana mestinya yang dilakukan secara bersama-sama," kata Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso saat membacakan amar putusan di PN Jaksel, dikutip dari YouTube PN Jaksel, Senin (13/2).
Sebaiknya Anda baca juga:
"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana mati," lanjutnya.
Ferdy Sambo dinilai telah melanggar Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP. Ia juga terbukti terlibat obstruction of justice atau perintangan penyidikan terkait pengusutan kasus kematian Brigadir J. Ia terbukti melanggar Pasal 49 UU ITE juncto Pasal 55 KUHP.
2. Putri Candrawathi
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) memutuskan vonis hukuman penjaran selama 20 tahun kepada terdakwa Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) pada Senin (13/2).
"Mengadili menyatakan terdakwa Putri Candrawathi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan pembunuhan berencana," kata Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso.
"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Putri Candrawathi dengan pidana penjara selama 20 tahun," lanjutnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!