Sejarah 15 Februari: Unjuk Rasa Anti-Perang Terbesar dalam Sejarah
📅 Rabu, 15 Feb 2023, 00:05 WIB | Oleh: SulianaMenyusul laporan mereka, Menteri Luar Negeri Prancis Dominique de Villepin menanggapi dengan seruan luar biasa, mengingatkan dunia bahwa "Perserikatan Bangsa-Bangsa harus tetap menjadi instrumen perdamaian, dan bukan alat perang".
Meski begitu, AS tetap melanjutkan invasi ke Irak atas klaim senjata pemusnah massal. Namun, demonstrasi yang pecah di seluruh dunia berhasil mendorong pemerintah dan PBB ke lintasan perlawanan yang dibentuk dan dipimpin oleh gerakan global, dan menciptakan apa yang disebut New York Times sebagai "Kekuatan Super Kedua".
Mobilisasi massa pada 15 Februari 2003 juga berhasil mencegah invasi AS ke Iran.
Menurut History, perang Irak sendiri dilaporkan telah membuat jutaan lebih warga Irak mengungsi dan menyebabkan sekitar setengah juta orang yang meninggal akibat penyebab terkait perang selama pendudukan AS di negara tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!