Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri PMK: Dua WNI Meninggal Dunia di Turki

📅 Rabu, 15 Feb 2023, 01:10 WIB | Oleh:
Menteri PMK: Dua WNI Meninggal Dunia di Turki Doc: Koran Jakarta/Muhamad Marup
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (), , dalam Konferensi Pers, di Jakarta, Selasa (14/2).

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, menyampaikan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban jiwa gempa di Turki sebanyak 2 orang. Adapun total korban meninggal akibat gempa di Turki sebanyak 31.643 jiwa, sedangkan di Suriah mencapai 4.574 orang.

"WNI yang meninggal dunia di Turki hingga sekarang sejumlah 2 orang," ujar Muhadjir, dalam Konferensi Pers di Jakarta, Selasa (14/2).

Muhadjir belum bisa memberi informasi lebih terkait pemakaman dua korban jiwa tersebut, mengingat hal itu merupakan domain dari Kementerian Luar Negeri. Terkait santunan untuk korban juga belum ada pembicaraan dari pemerintah. "Korban belum kita bicarakan apakah ada santunan atau tidak dari pemerintah. Akan saya bicarakan dengan kementerian teknis, itu tanggung jawab dari Kementerian Sosial," jelasnya.

Dia menambahkan, untuk WNI yang dievakuasi ada sebanyak 123 orang. Saat ini sedang ditempatkan di shelter Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ankara, Turki. "Shelter KBRI Ankara cukup jauh dari pusat gempa. Saya rasa belum ada keputusan apakah dia harus kembali ke Indonesia atau tetap melanjutkan di Turki," tambahnya.

Program Bantuan

Muhadjir memastikan, Pemerintah Indonesia akan memberikan bantuan kepada Turki baik material maupun nonmaterial. Untuk logistik dan relawan, pemerintah akan mengirimnya dalam dua gelombang.

Gelombang pertama sudah berangkat dengan dua kelompok terbang (kloter) pada 11 Februari untuk kloter pertama dengan personel 62 orang berikut perangkat peralatan pendukung. Pada 13 Februari, kloter kedua berangkat berisi 181 personel.

"Mereka melakukan tugas-tugas bantuan di sana, terutama untuk pertolongan pertama SARS dan tenaga medis untuk pertolongan pertama dibutuhkan dokter-dokter ortopedi," katanya.

Dia menyebut, setelah tim pertama ditarik akan kita kirim tahap kedua. Tahap kedua khusus untuk dokter dan perawat yang khusus menangani penyakit menular. "Akan kita kirim tenaga kesehatan berkaitan penyakit menular yang biasanya terjadi setelah satu bulan kejadian bencana," terangnya.

Muhadjir menyebut, pada 20 Februari pihaknya akan mengirim bantuan logistik sesuai kebutuhan pemerintah Turki dan Suriah. Pemerintah akan memberangkatkan empat pesawat kargo berisi bahan pangan dan peralatan. "Bapak Presiden (Joko Widodo) juga menyetujui akan ada bantuan cash atau non material," tandasnya. ν ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.