Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kejagung Periksa Enam Saksi Perkara Korupsi BTS Kominfo

📅 Rabu, 15 Feb 2023, 01:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kejagung Periksa Enam Saksi Perkara Korupsi BTS Kominfo Doc: ANTARA/Laily Rahmawaty
Ket. Penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung menggelar konferensi pers usai pemeriksaan saksi perkara dugaan korupsi penyedia infrastruktur BTS 4G serta pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kominfo, Selasa (14/2/2023).

Jakarta - Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus Kejagung) memeriksa enam orang saksi dalam penyidikan perkara dugaan korupsi penyedia infrastruktur BTS 4G serta pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kominfo, Selasa.

Keenam saksi yang diperiksa yakni Kukandi selaku Direktur PT Elabram System, Dwie Anggaraeni selaku pihak swasta, Tambunan Satria Bonari K selaku Direktur PT Menara Cahaya Telekomunikasi, Djarot Bismantara selaku Direktur PT Telnusa Intracom, Wenxing li selaku Direktur Penjualan PT ZTE Indonesia dan Johnny Gerard Plate selaku menteri.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumeda menyebut keenam saksi diperiksa terkait penyidikan perkara atas tersangka Anang Achmad Latif (AAL) selaku Direktur Utama BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika, Galubang Menak (GMS) selaku Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia, Yohan Suryanto (YS) selaku tenaga ahli Human Development (HUDEV) Universitas Indonesia Tahun 2020, Mukti Ali tersangka dari pihak PT Huwaei Technology Investment dan Irwan Hermawan selaku Komisaris PT Solitchmedia Synergy.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara tersebut," kata Ketut.

Terpisah, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung Kuntadi usai pemeriksaan saksi menyebut, kerugian negara dalam perkara ini masih dihitung oleh BPKP.

Selain mendalami perkara pokok korupsi, kata dia, penyidik juga mendalami perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Terkait TPPU ya kami dalami, tunggu saja kami pasti mengembangkan ke arah penyidikan," kata Kuntadi.

Dalam perkara ini, penyidik telah mencekal sebanyak 23 orang saksi, mereka di antaranya dari pejabat BAKTI Kominfo dan direktur dari beberapa perusahaan swasta.

Penyidik telah memeriksa lebih dari 50 orang saksi, termasuk salah satu saksi Gregorius Aleks Plate.

Selain itu, penyidik juga telah melaksanakan penggeledahan di kantor PT Solitchmedia Synergy, kantor PT Pradita Pra Nusantara.

"Kegiatan tersebut kami lakukan untuk pembuktian di kasus yang tengah berjalan," kata Kuntadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.