Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gempa 7,8 SR Resmi Jadi yang Paling Mematikan dalam Sejarah Turki

📅 Rabu, 15 Feb 2023, 10:10 WIB | Oleh:
Gempa 7,8 SR Resmi Jadi yang Paling Mematikan dalam Sejarah Turki Doc: AP/Bernat Armangue
Ket. Sebuah ekskavator bekerja di antara puing-puing bangunan yang runtuh saat terjadi gempa di Antakya, tenggara Turki, Selasa (14/2).

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa (14/2) mengumumkan lebih dari 35.000 orang tewas di Turki akibat gempa berkekuatan 7,8 telah mencapai akibat gempa bumi yang terjadi pekan lalu. Angka ini menjadikannya sebagai bencana paling mematikan sejak negara itu berdiri 100 tahun lalu.

Tak berhenti sampai disitu, jumlah korban tewas dilaporkan akan terus meningkat seiring masih berjalannya proses penyelamatan.

Melansir The Associated Press, diketahui jumlah korban tewas yang dikonfirmasi di Turki melewati tercatat lebih besar dari gempa dahsyat Erzincan pada tahun 1939 yang menewaskan sekitar 33.000 orang.

Pada kesempatan yang sama, Erdogan mengatakan 105.505 terluka akibat gempa yang berpusat di sekitar Kahramanmaras. Erdogan yang menyebut gempa itu sebagai "bencana abad ini," mengatakan lebih dari 13.000 orang masih dirawat di rumah sakit.

Banyak dari puluhan ribu korban selamat yang kehilangan tempat tinggal masih berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, seperti mencari perlindungan dari cuaca dingin yang kini tengah menyelimuti Turki.

Di Suriah, hampir 3.700 kematian telah dikonfirmasi. Alhasil, jumlah korban gempa yang mengguncang Turki dan Suriah pada Senin (6/2) secara keseluruhan mencapai lebih dari 39.000.

Jumlah korban tewas di kedua negara dipastikan akan meningkat karena tim pencari berhasil menemukan lebih banyak mayat dengan kesempatan untuk menemukan korban selamat telah ditutup.

Berbicara di Ankara setelah rapat Kabinet selama lima jam yang diadakan di markas besar badan bencana AFAD, Erdogan mengatakan 47.000 bangunan, yang berisi 211.000 tempat tinggal, telah hancur atau rusak parah sehingga perlu dibongkar.

"Kami akan melanjutkan pekerjaan kami sampai warga terakhir kami keluar dari bangunan yang hancur," kata Erdogan tentang upaya penyelamatan yang sedang berlangsung.

Sebagian besar sistem air di wilayah yang dilanda gempa tidak berfungsi. Menteri Kesehatan Turki mengatakan sampel dari puluhan titik sistem menunjukkan air tidak layak untuk diminum.

Banyak orang di Turki menyalahkan konstruksi atas besarnya kehancuran yang terjadi akibat gempa tersebut. Hingga kini, pihak berwenang terus menargetkan kontraktor yang diduga terkait dengan bangunan yang runtuh.

Sebagai informasi, Turki telah memperkenalkan aturan konstruksi yang memenuhi standar rekayasa gempa, tetapi para ahli mengatakan aturan tersebut jarang ditegakkan.

Erdogan mengumumkan bahwa pemerintah berencana untuk memulai pembangunan 30.000 rumah pada bulan Maret.

"Tujuan kami adalah menyelesaikan pembangunan gedung yang berkualitas tinggi dan aman dalam setahun untuk memenuhi kebutuhan perumahan di seluruh zona gempa," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.