Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ingin Coba Franchise Alfamart, Berikut Cara Daftarnya

📅 Senin, 13 Feb 2023, 16:21 WIB | Oleh: Tim Penulis

Pada 2019, jumlahnya bertambah menjadi lebih dari 14.300 toko, dimana lebih dari 750 beroperasi beroperasi di Filipina. Semua rute tersebut tersebar di banyak tempat seperti Jakarta, Cileungsi, Tangerang, Cikarang, Bandung, Sidoarjo, Cirebon, Cilacap, Semarang, Lampung, Malang, Bali, Klaten, Makassar, Balaraja, Palembang, Bogor dan daerah lain serta Indonesia.

Cara Daftar Franchise Alfamart

Menurut situs resminya, franchise Alfamart adalah usaha toko serba ada yang memiliki dan beroperasi berdasarkan perjanjian waralaba dari PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk, sebagai pemegang lisensi merek Alfamart dengan prinsip "belanja Puas harga pas " .

Model bisnis Alfamart adalah menjual berbagai kebutuhan sehari-hari (produk FMCG) dengan harga terjangkau dan berkonsep comunity store.

  1. Syarat Daftar Bisnis Franchise Alfamart

Jika kamu tertarik untuk memiliki bisnis Alfamart, berikut beberapa hal yang harus kamu lakukan, yaitu:

  1. Tertarik dengan industry mini market
  2. Warga negara Indonesia dengan badan usaha (CV, PT, support dan yayasan).
  3. Sudah memiliki atau memiliki area komersial dengan luas area penjualan minimal 100 m2 (tidak termasuk gudang dan bangunan pengolahan). Total luas lantai ± 150 m2. 250m2.
  4. Izin Bertemu seperti Izin Tetangga, Izin Mendirikan Bangunan, SIUP, TDP/NIB, NPWP, NPPKP, STPW, IUTM (berbeda tiap daerah).
  5. Kesediaan untuk mengikuti peraturan dan prosedur yang terkait dengan Alfamart.
  6. Tipe Kerjasama Bisnis Alfamart

Setelah memenuhi semua syarat, maka kamu dapat memilih salah satu dari ketiga jenis skema kerjasama bisnis Alfamart tersebut.

Skema pertama adalah skema dengan gerai baru dimana pihak Franchisee yang mengusulkan lokasi pembukaan lokasi penjualan baru.

Skema kedua adalah skema gerai baru dengan konversi dimana franchisee mengajukan proposal lokasi yang masih dalam bentuk toko kelontong atau mini market yang akan dikembangkan menjadi gerai Alfamart.

Skema ketiga adalah sistem franchise dengan cara take over, dimana franchisee mengambil alih hak gerai Alfamart yang beroperasi.

Sementara itu, untuk mendapatkan daftar gerai baru maka kamu harus melakukan presentasi awal, analisis dan persetujuan kondisi, presentasi prioposal, penandatanganan kontrak, dan pembukaan toko. Berinvestasi di gerai baru membutuhkan modal awal antara Rp. 300 juta dan Rp. 500 juta.

Investasi tersebut meliputi:

  1. Franchise fee 45 juta selama 5 tahun.
  2. Instalasi listrik.
  3. Peralatan gerai dan AC.
  4. Biaya pendaftaran dan sistem informasi ritel
  5. Shop sign dan Polesign
  6. Perijinan toko
  7. Promosi dan persiapan pembukaan toko.

Kemudian, gerai baru konversi baru mempertahankan investasi awal yang sama dengan modal toko baru sebelumnya, namun biaya tersebut dapat dikurangi jika toko tersebut telah memiliki rak atau aset sesuai standar Alfamart yang tersedia.

Terakhir, pengambilalihan toko atau mengunakan sistem take over, berarti membeli toko Alfamart yang dulu beroperasi dengan sistem waralaba. Nilai investasi awal untuk jenis output ini mulai dari Rp 800 juta, tergantung dari harga sewa dan penjualannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.