Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Tasikmalaya Dukung Perguruan Tinggi Atasi Stunting

📅 Minggu, 12 Feb 2023, 12:23 WIB | Oleh:
Pemkot Tasikmalaya Dukung Perguruan Tinggi Atasi Stunting Doc: Dok. Pemkot Tasikmalaya
Ket. Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya dalam acara launching Unsil Peduli Stunting yang digelar di Gedung Rektorat Universitas Siliwangi, Kamis (9/2). 

Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya mendukung perguruan tinggi di Tasikmalaya, Jawa Barat yang membantu mengatasi permasalahan kasus stunting atau anak gagal tumbuh. Ini bertujuan untuk menekan angka stunting di Kota Tasikmalaya.

Universitas Siliwangi (Unsil) menjadi salah satu perguruan tinggi yang turut andil dalam menekan angka stunting di Kota Tasikmalaya. Adapun salah satu upaya tersebut melalui peluncuran Unsil Peduli Stunting.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah turut hadir dalam acara launching Unsil Peduli Stunting yang digelar di Gedung Rektorat Universitas Siliwangi, Kamis (9/2).

Cheka dalam sambutannya menjelaskan, Pemkot Tasikmalaya memiliki beberapa concern yakni kemiskinan, stunting, dan sampah. Dalam praktiknya, pencegahan stunting bukan hal yang mudah, sebab dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.

Cheka pun mengapresiasi pihak yang telah berpartisipasi dalam pencegahan stunting di Kota Tasikmalaya salah satunya Unsil. Ia berharap upaya kerja sama antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi bisa mempercepat menurunkan kasus stuting di Kota Tasikmalaya dengan target tiga bulan ke depan di bawah rata-rata nasional.

"Dari kampus bisa kita minta bantu untuk menganalisis secara akademis terkait tren kenaikan gizinya," kata Cheka, dikutip dari Antara, Jumat (10/2).

"Tiga bulan ke depan bisa di bawah rata-rata nasional," lanjutnya.

Saat ini, kasus gagal tumbuh pada anak atau stunting di Kota Tasikmalaya masih sekitar 22 persen atau sebanyak 1.720 anak. Angka tersebut masih di atas rata-rata nasional yakni sebesar 21 persen.

Sementara itu, Rektor Unsil Tasikmalaya Nundang Busaeri mengatakan, saat ini pihaknya sudah ada yang menjadi orang tua asuh bagi 52 anak berstatus stunting di sekitar lingkungan kampus.

Ia mengatakan, selama tiga bulan ke depan akan memperhatikan kebutuhan makanan tambahan seperti susu, telur, dan makanan bergizi lainnya secara bertahap.

"Bantuan yang diberikan berupa makanan, tidak berupa uang, seperti susu, telur, dan makanan sehat, kami berikan setiap satu bulan," ucapnya.

Menurut dia, Unsil juga akan melibatkan mahasiswa untuk melakukan pemantauan perkembangan anak asuh, sehingga perkembangannya terpantau dengan baik.

"Ini kami akan implementasikan, itu juga kan bisa jadi pelajaran bagi mahasiswa," tuturnya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian bantuan secara simbolis kepada 19 anak penderita stunting oleh Pj Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah. Dalam acara tersebut turut dihadiri oleh Rektor Universitas Siliwangi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Tasikmalaya, Ketua senat Universitas Siliwangi serta tamu undangan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.