Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bagaimana Korupsi dan Kesalahan Prosedur Membuat Gempa Turki Lebih Mematikan

📅 Minggu, 12 Feb 2023, 23:55 WIB | Oleh:

Satu-satunya landasan pacu bandara di kota itu, yang dibangun di atas garis patahan oleh perusahaan yang terkait erat dengan Erdogan, terbelah dua akibat gempa.

Praktik pemberian proyek infrastruktur pemerintah kepada sekutu Erdogan, yang banyak di antaranya mengambil jalan pintas demi keselamatan, telah menyebabkan tragedi lain di masa lalu. Tahun lalu, badai salju melanda kota Isparta di bagian barat, menyebabkan kerusakan parah, menyebabkan penduduk tanpa listrik selama berminggu-minggu, dan menyebabkan beberapa kematian.

Utilitas kota telah diprivatisasi oleh AKP dan dijual ke perusahaan milik Cengiz Holding dan Kolin Holding, perusahaan yang dikendalikan oleh rekan terdekat Erdogan. Perusahaan tidak mengambil langkah-langkah untuk memastikan infrastruktur tahan terhadap bencana tersebut, gagal merespon ketika badai salju melanda, dan menolak bantuan apapun dari partai oposisi di kota tetangga, memicu protes dari warga dan partai oposisi terhadap sistem tender yang korup.

Pada tahun 2018, akibat kurangnya pekerjaan pemeliharaan, kecelakaan kereta api di kota barat laut Corlu menewaskan 25 orang, termasuk anak-anak. Pada tahun 2014, 301 penambang tewas di kota Soma di Aegean setelah sebuah ledakan mengirimkan tembakan karbon monoksida melalui terowongan tambang sementara 787 penambang berada di bawah tanah. Ketua Soma Holding, Alp Gurkan, adalah rekan dekat Erdogan lainnya.

Perusahaan mendapat manfaat dari privatisasi selama tahun-tahun kekuasaan AKP, bercabang ke sektor konstruksi dan menerima kontrak bernilai miliaran dolar. Para penambang dan partai oposisi mengatakan perusahaan tidak mengambil tindakan pencegahan keamanan yang diperlukan. Hanya 20 hari sebelum ledakan, AKP telah menggagalkan mosi parlemen yang dipimpin oposisi untuk menyelidiki kondisi di tambang tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.