Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim Gabungan Pastikan Semua SPBU di Aceh Sudah Terapkan Sistem Barcode

📅 Sabtu, 11 Feb 2023, 01:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim Gabungan Pastikan Semua SPBU di Aceh Sudah Terapkan Sistem Barcode Doc: ANTARA/HO
Ket. Tim gabungan saat melakukan sidak barcode ke SPBU di Aceh, Bireuen, Kamis (9/2/2023).

Banda Aceh - Tim Pengendalian Pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi Aceh memastikan semua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Provinsi Aceh telah menerapkan sistem barcodedalam penjualan BBM bersubsidi.

"Semua SPBU sudah melayani dengan menggunakan barcode dan konsumen juga sudah memanfaatkan sistem barcode saat membeli BBM bersubsidi," kata Kepala Seksi Pembinaan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, Eulis Yesikadi Banda Aceh, Jumat.

Hal itu disampaikan setelah tim gabungan yang terdiri dari perwakilan Biro Ekonomi Pemerintah Aceh, Dinas ESDM, Polda Aceh dan Hiswana Migas melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah SPBU wilayah Kabupaten Bireuen dan Aceh Utara.

Eulis mengatakan sidak tersebut untuk melihat langsung proses distribusi BBM bersubsidi di SPBUdi Aceh sesuai Surat Edaran (SE) Nomor542/21981tentang Pengendalian Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Solar Subsidi (Bio Solar) di Aceh.

"Kami melihat langsung bagaimana kesiapan SPBU dalam memberikan pelayanan kepada konsumen setelah adanya sistem baru yang diterapkan pemerintah," ujarnya.

MenurutEulis, awalnya memang sempat mengalami kendala dari konsumen saat mengisi dengan sistem barcode, baik itu kesalahan saat mendaftar dan lainnya, tetapi kemudian cepat dilakukan perbaikan oleh pihak SPBU.

Sementara itu, ketua HiswanaMigas Aceh Nahrawi Noerdin meminta pemilik SPBUbenar-benar menjalankan peraturan tersebut agar proses distribusi minyak subsidi tepat sasaran.

"Jika ada konsumen yang belum menggunakan barcode maka pemilik SPBU harus membantu membuatnya, dan jangan mengisi lebih dari ketentuan yaitu 20 liter bagi kendaraan roda empat yang belum memiliki barcode," katanya.

Selain itu, Nahrawi juga berharap pengelola SPBU agar setiap hari melakukan pengecekan nozzle dengan mengukur minyak yang keluar dari nozzle apakah sudah sesuai takaranatau belum.

"Pengukuran penting dan harus dilakukan supaya tidak ada pihak yang dirugikan baik itu konsumen maupun pihak SPBU sendiri," kata Nahrawi Noerdin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.