Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkeu AS: Inflasi Masih Tinggi, tapi Ada Tanda-tanda Menggembirakan

📅 Kamis, 09 Feb 2023, 09:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkeu AS: Inflasi Masih Tinggi, tapi Ada Tanda-tanda Menggembirakan Doc: ABC News/Bloomberg
Ket. Menteri Keuangan Janet Yellen berbicara di pertemuan Financial Stability Oversight Council (FSOCdi Kementerian Keuangan Washington, DC, 16 Desember 2022.

WASHINGTON - Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan pada Rabu (8/2) bahwa sementara inflasi masih tinggi, ada tanda-tanda yang menggembirakan bahwa ketidakcocokan antara penawaran-permintaan mereda di banyak sektor ekonomi.

"Selama dua tahun terakhir, kami telah bekerja dengan sukses untuk meredakan tekanan rantai pasokan, dan itu termasuk mendanai peningkatan lalulintas peti kemas dan memindahkan beberapa pelabuhan ke operasi 24/7," kata Yellen dalam sambutannya di pabrik baterai kendaraan listrik Ultium Cells LLC yang sedang dibangun di dekat Nashville.

Sebuah laporan ketenagakerjaan minggu lalu menunjukkan pertumbuhan pekerjaan AS meningkat tajam pada Januari sementara tingkat pengangguran mencapai level terendah lebih dari 53,5 tahun di 3,4 persen, menunjukkan pasar tenaga kerja yang ketat yang dapat membuat pusing Federal Reserve dalam pertempuran melawan inflasi.

Pejabat Fed pada Rabu (8/2) mengatakan lebih banyak kenaikan suku bunga akan terjadi karena bank sentral AS terus maju dengan upayanya untuk mendinginkan inflasi, meskipun tidak ada yang siap untuk menyatakan bahwa laporan pekerjaan kuat Januari dapat mendorong mereka kembali ke sikap kebijakan moneter yang lebih agresif.

The Fed memutuskan Rabu lalu (1/2) untuk memoderasi laju kampanye kenaikan suku bunga yang secara historis agresif untuk mengurangi inflasi yang tinggi.

"Memang benar bahwa suku bunga telah naik dan perlahan, yang meningkatkan biaya negara dan anggaran federal atas bunga utang. Jadi dalam hal itu, ini merupakan hambatan. Proyeksi masa depan kami, telah lama berasumsi bahwa suku bunga akan bergerak kembali ke tingkat yang lebih normal," tambah Yellen pada Rabu (8/2).

Beberapa investor percaya tanda-tanda kekuatan di pasar tenaga kerja membuat resesi lebih kecil kemungkinannya dan meningkatkan kemungkinan soft landing, di mana Fed menjinakkan inflasi tanpa mendorong ekonomi ke dalam resesi.

Inflasi, berdasarkan ukuran yang disukai Fed, mencapai lebih dari dua kali lipat target.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.