Desa Gunungbatu Kabupaten Lebak Siap Jadi Contoh Desa Antikorupsi
📅 Minggu, 05 Feb 2023, 13:31 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Dok. Pemkab Lebak
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mendukung Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi atau Ditpermas KPK dalam menjalankan Program Desa Anti Korupsi. Adapun dalam menjalankan program tersebut, Ditpermas KPK akan membentuk 22 desa yang akan menjadi contoh Desa Antikorupsi.
Dukungan tersebut disampaikan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat menerima audiensi Ditpermas KPK pada Selasa (31/1) di Gedung Negara Kabupaten Lebak dalam rangka audiensi terkait Pelaksanaan Observasi Program Desa Anti Korupsi yang akan dilaksanakan di Desa Gunungbatu Kecamatan Cilograng. Turut mendampingi Bupati Iti yakni Sekretaris Daerah, Asisten Daerah I, Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Lebak, Kepala BKAD, Kepala Dinas KominfoSP dan Kepala Dinas PMD.
Seperti diketahui, Ditpermas KPK akan membentuk sebanyak 22 desa untuk menjadi contoh Desa Antikorupsi. Dari jumlah tersebut, empat desa di antaranya yang mewakili Provinsi Banten berasal dari Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, dan Kota Tangerang.
Sementara itu, dari Kabupaten Lebak terdapat satu desa yang disarankan masuk ke dalam kategori contoh Desa Antikorupsi. Adapun desa yang dimaksud adalah Desa Gunungbatu, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak.
Desa Gunungbatu direkomendasikan menjadi contoh Desa Antikorupsi oleh Kemendes PDTT, Kemendagri, Kemenkeu, dan kementerian-kementerian lainnya bersama 3 desa yang mewakili Banten.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Desa Gunungbatu ini yang kita usulkan karena memang desa berprestasi seperti juara 1 pengelolaan keuangan desa tingkat Kabupaten Lebak, juara kearsipan tingkat Kabupaten Lebak dan Desa yang telah mendapatkan penghargaan atas partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan desa stop buang air besar sembarangan 100 persen," ujar Bupati Iti.
"Kita berharap Desa Gunungbatu bisa terpilih mewakili Banten," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Tim 4 Dipermas KPK, David Sepriwasa mengakatan bahwa desa menjadi sumber SDM unggul bagi sebuah pemerintahan. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pemetaan pada desa sekaligus dukungan untuk membuat manajemen desa menjadi lebih baik.
Sebaiknya Anda baca juga:
David menambahkan, dengan adanya kegiatan tersebut bukan tidak mungkin suatu desa dapat menjadi percontohan bagi desa lainnya. Selain itu, kegiatan tersebut juga mampu membangun Kabupaten Lebak semakin maju.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!