Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bisa Dicoba Cara Mudah Ini, Terapi Hati dengan Melakoni Hobi

📅 Minggu, 05 Feb 2023, 00:47 WIB | Oleh: Tim Penulis

Acara mblangsak ini bisa dilakukan tatkala hati sedang suntuk. Kegiatan inilumayan bisa membuat hati berdebar-debar saat nyasar seperti orang hilang. Namun petualangan jenis ini agak sulit dilakukan untuk seseorang yang tinggal di kota besar. Agak sulit bukan berarti tidak bisa, hanya saja jenis kejutannya yang berbeda.

Menikmati Kegiatan di Rumah

Bila cuaca sedang tidak bersahabat dan tidak bisa bertualang dengan kendaraan roda dua, seseorang bisa menikmati kegiatan di rumah sebagai bagian dari terapi hati, asal setiap prosesnya diresapi.

Berkebun bisa menjadi pilihan karena kegiatan yang lebih mendekatkandengan alam ini bisa memberi keasyikan yang menggembirakan.

Bergumul dengan tanah, air, dan tanaman menjadi hal yang menyenangkan. Berawal dari menabur benih lalu menunggu waktu hingga tumbuh tunas, bisa menimbulkan perasaan harap-harap cemas. Bagi "tukang kebun" amatiran, proses menabur benih hingga tumbuh tunas adalah tantangan. Ketika berhasil pun tidak lantas berhenti sampai di situ, tantangan berikutnya adalah membesarkannya. Dengan memelihara dan merawat tanaman serta mengikuti proses tumbuh kembangnya, seseorang akan memanen kesenangan pada setiap tahapan itu.

Selain berkebun, memelihara binatang kesayangan dan bercengkerama dengannya juga merupakan rekreasi gratis yang bisa dinikmati setiap hari. Ketika berinteraksi dengan sesama manusia terkadang memunculkan konflik, maka bergaul akrab dengan hewan peliharaan bisa jadi hiburan. Adakalanya satwa memiliki rasa sayang yang lebih tulus kepada kita.

Bermusik atau Menulis

Sudah menjadi pengetahuan bersama bahwa menyalurkan hobi bermain musik bisa menjadi hiburan. Musik adalah bahasa cinta universal, memantik rasa gembira baik bagi yang memainkan maupun orang lain yang menikmatinya.

Hobi lain yang bisa dicoba sebagai proses terapi hati adalah menulis. Aktivitas menulis dapat menjadi cara merilis emosi. Hal-hal yang membebani perasaan yang tak mampu diungkapkan dengan lisan, bisa ditumpahkan dalam tulisan. Bentuknya boleh apa saja, mulai dari buku harian, dituang dalam cerita, atau sekalian dianalisis dalam format artikel.

Untuk jangka pendek, menulis bisa melegakan hati, sedangkan bonus jangka panjang bisa dikreasikan menjadi sebuah karya.

Melukis

Siapa bilang melukis hanya berhak dilakukan oleh para pemilik bakat? Orang awam pun bisa mengekspresikan beragam hal dalam dirinya dalam bentukvisual. Bisa di atas kanvas atau kertas dengan pewarna sesuai selera.

Melukis juga bisa menjadi media ekspresi yang pas sehingga dapat pula menghadirkan kesenangan dan kegembiraan. Sisihkan penilaian subjektif orang lain atas hasil karya rupa itu. Nikmati prosesnya, resapi sejarah bagaimana lukisan itu tercipta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

26 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.