Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bisa Dicoba Cara Mudah Ini, Terapi Hati dengan Melakoni Hobi

📅 Minggu, 05 Feb 2023, 00:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bisa Dicoba Cara Mudah Ini, Terapi Hati dengan Melakoni Hobi Doc: ANTARA/Sizuka
Ket. Menelusuri jalanan perkampungan, seseorang bisa menemukan banyak "kejutan" yang menggembirakan.

JAKARTA - Sebagai makhluk sosial, dalam aktivitas keseharian, seseorangharus berinteraksi dengan orang lain, baik di lingkunganrumah maupun kantor sebagai tempat bekerja.

Andai semua orang itu baik dan menyenangkan, tentu tidak akan menimbulkan masalah. Masalahmuncul karena seseorang berurusan dengan banyak individu, dengan beragam watak. Dari pergaulan itulah seseorang tak jarang kecewa, kesal, marah, hingga terluka hatinya.

Lebih menyedihkan lagi ketika berurusan dengan para penyumbang luka itu bukan hanya sehari atau seminggu, melainkan dalam jangka lama. Karena, seseorang tidak bisa menentukan sepenuhnya siapa saja tetangga dan rekan kerja yang selalu terlibat dalam keseharian.

Berharap mereka memahami perasaan orang lain dan mengubah sikap buruknya bukan asa yang bisa dipastikan.Yang paling mungkin dilakukan adalah membenahi hati sendiri dengan tidak gampang baper (terbawa perasaan), mengabaikan hal-hal yang tidak menyenangkan, lantas berfokus hanya pada hal yang menggembirakan.

Karena luka dan kecewa terkadang datang silih berganti, maka persoalan menjaga hati agar tetap damai adalah urusan jangka panjang. Demi menjaga hati agar tidak rapuh menghadapi bermacam situasi,terapi hati secara berkala bisa menjadi pilihan.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan, salah satunya dengan mengerjakan aktivitas yang mampu menghadirkan kegembiraan atau menciptakan sensasi terang di hati.

Menurut Galang Lufityanto, M.Psi., PhD., psikolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, melakukan hobi dapat memunculkan perasaan bahagia.

Dijelaskannya, riset di bidang ilmu saraf menemukan setidaknya ada dua senyawa kimia dalam tubuh yang memicu rasa bahagia, yaitu hormonendorfin dan dopamin

Meski tidak otomatis menghilangkan kesedihan, melakoni hobi setidaknya akan "mengelabuhi" hati untuk mengesampingkan luka yang tidak perlu dirasa.

Peneliti di bidang neuropsikologi itu menyebutkan, endorfin diproduksi tubuh ketika seseorang melakukan hal yang disukai. Dengan demikian, menjalani hobi bisa memicu produksi hormon endorfin.

Yang kedua hormon dopamin, yang diproduksi ketika seseorang mendapatkan apa yang direncanakan.

Galang, Wakil Dekan 1 Fakultas Psikologi UGM, itu menjelaskan kerja kedua hormon tersebut terkait denganhobi yang dijalani untuk mencapai tujuan tertentu, semisal bisnis.

Bila kesibukan seseorang tidak memungkinkan untuk menjalani hobi yang menguras waktu, bisa melakukan hobi ringan yang dapat dikerjakan di sekitar rumah, misalnya,berkebun, bercengkerama dengan binatang peliharaan, bermain musik, hingga menulis. Hobi memasak juga mampu menghadirkan kesenangan.

Selain hobi yang sudah lazim dilakukan banyak orang tersebut, di kala libur, luangkan waktu barang sehari, misalnya, denganbertualang tipis-tipis, bukan bertualang "berat" yang membutuhkan waktu lama dan menguras tenaga dan pikiran.

Berikut adalah deretan hobi yang patut dicoba untuk melakukanterapi hati.

Petualangan Ringan

Tidak perlu pergi sejauh mungkin dan menghilang dari tempat tinggal hanya untuk menyembuhkan kekecewaan hati. Bila Presiden Jokowi memiliki aktivitas yang disebut blusukan, maka petualangan ringan arau tipis-tipis ini bieadinamai mblangsak atau dalam terjemahan bebasnya adalah bepergian tanpa rencana, arah, dan tujuan. Berbeda dengan pergi yang terencana dan jelas mau ke mana, mblangsak ini akan menimbulkan sensasi tersendiri karena pelaku akan memperoleh banyak kejutan selama perjalanan.

Teknisnya seperti ini. Siapkanlah sepeda motor sehatuntuk digunakan pada medan setengah offroad. Jangan gunakan mobil karena menyetir kendaraan roda empat artinyahanya akan menyusuri jalan besar. Itu terlalu biasa. Jangan lupa bawa air minum dan camilan yang cukup untuk sebuah perjalanan yang tak tentu arah. Pergilah keluar rumah sekira 10-an kilometer dengan mengambil jalan selain rute rutin yang biasa dilintasi ketika pergi ke kantor atau pergi sehari-hari.

Setelah berada jauh dari lingkungan rumah dan mulai menemukan kawasan yang asing,petualangan ringan sudah bisa dimulai. Berkendaralah terus menelusuri jalan-jalan asing. Jangan takut dengan jalanan jelek atau melintasi gang. Terus saja melaju dengan menikmati pemandangan sekitar yang tentu saja pemandangan baru karena merupakan lingkungan asing. Turuti saja keinginanmau arah ke mana dan belok ke mana. Jangan sekali-kali menggunakan bantuan aplikasi penunjuk jalan karena sang petualang akan kehilangan keseruannya. Serunya ketika kesasar, menemui jalan buntu, dan harus putar balik, serta berpikir untuk mencari jalan lain yang lebih prospektif untuk disusuri. Jalanan prospektif adalah yang banyak "menghadiahi" kejutan. Semisal, ada danau, hamparan sawah hijau, perkebunan, kolam pemancingan, rumah unik dan lain sebagainya yang jarang dijumpai di jalanan raya.

Setelah puas dengan menemukan banyak kejutan, jika hendak pulang bisa gunakan insting arah mata angin, kira-kira ke arah mana rumah sendiri berada. Dengan setengah menerka-nerka susuri jalan ke arah pulang. Karena sifatnya mencoba-coba, maka pengalaman baru pun akan didapatkan. Seperti ketika berhasil memecahkan teka-teki di mana ujung jalan panjang yang dilalui. Begitu ketemu tembusan jalan raya yang diketahui, hati terasa bersorak karena jalan menuju pulang telah ditemukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.