Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Khotbah Jumat Bisa Efektif Dekatkan Isu Perubahan Iklim di Masyarakat, Bagaimana Caranya?

📅 Jumat, 03 Feb 2023, 12:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Khotbah Jumat Bisa Efektif Dekatkan Isu Perubahan Iklim di Masyarakat, Bagaimana Caranya? Doc: Wikimedia Commons/Alfatajri
Ket. Salat Jumat di Masjid Raya Sumbar pada 2019.

Fachruddin Majeri Mangunjaya, Universitas Nasional

Sekitar 99,9% ilmuwan menyepakati perubahan iklim yang membahayakan seluruh kehidupan bumi saat ini terjadi karena ulah manusia.

Namun, berdasarkan survei terbaru oleh organisasi nirlaba Dialogue Development Asia bersama Communications for Change, lebih dari 50% masyarakat Indonesia justru menyangkal hal tersebut.

Temuan tersebut amat disayangkan. Upaya meredam laju perubahan iklim membutuhkan kontribusi dari seluruh lapisan masyarakat. Kebijakan pemerintah untuk mengatasi pemanasan global juga membutuhkan dukungan publik supaya penerapannya efektif.

Kendati begitu, hasil survei di atas bisa menjadi peluang kita untuk mengemas ulang pesan-pesan yang lebih mengena di hati masyarakat. Harapannya, persoalan perubahan iklim bukan hanya menjadi konsumsi elit, tapi juga warga di tingkat akar rumput. Nantinya masyarakat yang memiliki kesadaran tentang perubahan iklim dapat lebih terlibat untuk menjaga kelestarian bumi.

Saya sebagai dosen biologi konservasi sekaligus peneliti kajian Islam berpendapat bahwa, di Indonesia, para penceramah agama Islam berperan strategis untuk menyebarkan pesan-pesan tersebut. Sebab, mayoritas penduduk tanah air beragama Islam. Sebagian besar di antaranya pun menempatkan ulama sebagai salah satu tokoh yang dapat dipercaya.

Kita bisa menyampaikan pesan perubahan iklim secara reguler dan lebih tepat sasaran. Salah satu momen yang pas adalah dalam salat Jumat, ketika umat muslim berkumpul untuk mendengarkan khotbah dari penceramah.

Potensi ini bukanlah pepesan kosong belaka.

Pada 2015, para ulama dan cendekiawan Muslim menyepakati Deklarasi Islam untuk Perubahan Iklim Global (Islamic Declaration on Global Climate Change) di Istanbul, Turki. Deklarasi ini mengimbau supaya umat Islam lebih peduli dan aktif dalam menanggulangi bahaya perubahan iklim.

Sejak lebih dari lima tahun lalu, saya bersama Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional dan lembaga terkait sudah terlibat dalam Program Dai Konservasi. Melalui program ini, kami melatih ribuan penceramah dari berbagai provinsi agar mereka lebih aktif menyampaikan pesan-pesan pelestarian satwa liar di berbagai daerah di Indonesia. Saya meyakini upaya ini dapat diperluas untuk mendekatkan pesan-pesan perubahan iklim di masyarakat, khususnya para muslim.

Pesan menjaga keseimbangan

Dalam membawa pesan tentang perubahan iklim, para penceramah dapat bersandar terhadap dalil-dalil yang ada dalam Al-Quran.

Misalnya, dalam surat Al-Qamar ayat 49, Allah berfirman, "Sungguh, Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran."

Ayat ini menegaskan pesan keseimbangan alam bahwa segala sesuatu di dunia ini berjalan harmonis sesuai fungsi dan ukurannya masing-masing. Rukun Iman yang menjadi landasan akidah Islam juga menekankan kepercayaan manusia terhadap qadar, yakni suatu hal yang bisa diartikan sebagai ketentuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.