Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jokowi Soal Usulan Cak Imin Hapus Jabatan Gubernur: Perlu Kajian Mendalam

📅 Kamis, 02 Feb 2023, 10:40 WIB | Oleh:
Jokowi Soal Usulan Cak Imin Hapus Jabatan Gubernur: Perlu Kajian Mendalam Doc: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden
Ket. Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Pasar Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, Kamis (2/2).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi usulan Ketua Umum DPP Partai kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) soal penghapusan jabatan gubernur ditiadakan pada pilkada mendatang. Ia menilai usulan tersebut perlu kajian yang lebih mendalam.

"Semua perlu kajian, perlu perhitungan, perlu kalkulasi apakah bisa menjadi lebih efisien atau nanti rentang kontrolnya terlalu jauh dari pusat langsung misalnya bupati wali kota terlalu jauh, span of control (jangkauan kontrol)-nya harus dihitung," kata Jokowi saat mengunjungi Pasar Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (2/2).

Meski begitu, Jokowi menyebut usulan dari Cak Imin sah-sah saja. Menurutnya, siapa pun boleh menyampaikan pendapatnya di negara demokrasi.

"Semua memerlukan kajian yang mendalam. Kalau usulan itu, ini negara demokrasi boleh-boleh saja, namanya usulan. (Tapi) Perlu semuanya kajian, perlu perhitungan perlu kalkulasi," ucapnya.

Sebelumnya Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang juga Wakil Ketua DPR RI mengusulkan jabatan gubernur ditiadakan sebagai bagian efisiensi birokrasi. Menurut Cak Imin, fungsi gubernur tidak lebih dari sekadar perpanjangan tangan pemerintah pusat.

"Tahap awal ditiadakan, target PKB ya tahap awal ditiadakan karena fungsi gubernur hanya sebagai sarana penyambung pusat dan daerah, itu tahap pertama. Jika Pilkada nggak ada di gubernur hanya ada di Kabupaten dan Kota," ujar Cak Imin di sela Sarasehan Nasional Satu Abad NU di Sahid Hotel, Senin (30/1).

"Tahap kedua, ya ditiadakan institusi jabatan gubernur. Iya, tidak ada lagi gubernur," lanjutnya.

Cak Imin menilai, fungsi gubernur di pemerintahan tidak efektif. Sementara, anggaran untuk jabatan gubernur terlalu besar.

"Iya itu nanti tapi karena pada dasarnya fungsi itu terlampau tidak efektif, anggarannya besar, tapi tidak langsung, tidak mempercepat," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.