Mengenal Lemak Trans, Si Jahat di Makanan Cepat Saji
📅 Selasa, 31 Jan 2023, 11:53 WIB | Oleh: SulianaMenjamurnya gerai makanan cepat saji atau fast foodturut dibarengi dengan permintaan akan lemak trans terlepas dari risiko penyakit jantung dan kematian yang menghantuinya.
Dalam laporan Countdown to 2023 WHO Report on global trans fat eliminasi 2022, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan, sebanyak 5 miliar orang di seluruh dunia menghadapi dampak kesehatan dari konsumsi lemak trans.
Lemak trans sendiri merupakan salah satu jenis lemak jenuh yang berbahaya bagi kesehatan orang yang mengkonsumsinya. Jika lemak tidak jenuh berasal dari ikan dan tumbuh-tumbuhan, lemak trans kebanyakan berasal dari produk hewani, yang dapat ditemui pada daging sapi, kambing, dan produk dairy.
Namun, keistimewaan lemak trans yang bisa membuat makanan bertekstur lebih enak dan terasa renyah, membuat industri pangan memproduksi lemak trans buatan dengan cara menambahkan zat hidrogen pada minyak goreng. Lemak trans yang diproduksi secara industri inilah yang umumnya ditemukan dalam makanan kemasan, makanan yang dipanggang, minyak goreng, dan sebagai olesan suatu makanan.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut lemak trans sebagai bahan kimia beracun yang membunuh, dan seharusnya tidak ada dalam makanan. Melansir laman Mayo Clinic, lemak trans meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL), yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke.
Sebaiknya Anda baca juga:
Peningkatan LDL dapat menumpuk dan membentuk plak pada pembuluh darah di jantung, membuatnya menyempit dan menghambat aliran darah ke jantung. Asupan lemak trans setidaknya bertanggung jawab atas 500.000 kematian dini akibat penyakit jantung koroner setiap tahun di seluruh dunia.
"Lemak trans tidak memiliki manfaat yang diketahui, dan risiko kesehatan yang sangat besar menimbulkan biaya yang sangat besar untuk sistem kesehatan," kata Ghebreyesus.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!