Lima Calon Ketua Umum PSSI Lolos Verifikasi
📅 Selasa, 31 Jan 2023, 20:03 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA-Lima calon ketua umum PSSI dinyatakan lolos verifikasi oleh Komite Pemilihan jelang Kongres Luar Biasa (KLB). Ketua Komite Pemilihan PSSI Amir Burhanuddin menyatakan pihaknya telah melakukan verifikasi seluruh dokumen calon, serta para dukungan yang masuk mencalonkan orang-orang tersebut.
"Syukur Komite Pemilihan dapat melakukan tugasnya dan bisa kami umumkan daftar calon sementara yang mana kami tuangkan dalam suatu surat keputusan, yang sudah diketahui semua," ujar Amir di Jakarta, Selasa (31/1).
"Dari nama-nama tersebut, Komite Pemilihan memutuskan, ada lima calon ketua umum yang kita putuskan telah memenuhi syarat," sambungnya.
Kelima bakal calon ketua umum PSSI yang sudah diketahui mengajukan diri atau mendapat pencalonan sebelumnya adalah La Nyalla Mahmud Mattalitti, Erick Thohir, Arief Putra Wicaksono, Doni Setiabudi, dan Fary Djemie Francis.
Kemudian, ada 16 calon sementara wakil ketua umum PSSI 2023-2027 yakni Ahmad Riyadh, Ahmad Syauqi Suratno, Andre Rosiade, Doni Setiabudi, Duddy Sutandi, Fary Djemie Francis, I Gede Widiade, Hasani Abdulgani, Hasnuryadi Sulaiman, Juni Rahman, Maya Damayanti, Ratu Tisha Destria, Sadikin Aksa, Yesayas Oktaviaknus, Yunus Nusi dan Menpora Zainudin Amali.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sektor calon wakil ketua umum PSSI ini, KP memaparkan bahwa ada lima nama yang dinyatakan tidak lolos dan tidak dapat melakukan banding yaitu Achsanul Qosasih, Azrul Ananda, Bambang Pamungkas, Iwan Budianto dan Ponaryo Astaman.
Dari hasil verifikasi, mereka dianggap belum memenuhi persyaratan dokumen seperti diatur dalam Statuta PSSI 2019.
Dengan demikian seluruh nama yang telah masuk pada 19 Januari lalu berhak bersaing di Kongres Luar Biasa PSSI yang akan berlangsung 16 Februari. Selain mengumumkan lima calon ketum PSSI yang lolos verifikasi, KP juga menyebut 16 calon waketum PSSI dan 53 calon anggota exco PSSI yang lolos verifikasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selanjutnya KP akan menunggu banding dari para calon yang dinyatakan tidak lolos dan akan diperiksa lebih lanjut oleh Komite Banding Pemilihan (KBP). Hasil dari pemeriksaan dari KBP tersebut akan diumumkan pada 6 Februari sebagai calon tetap.
"Dalam verifikasi terjadi dinamika yang sangat kuat di internal kami, terutama terkait dengan ketelitian serta syarat-syarat lain sesuai statuta. Bahkan dalam beberapa rapat KP sempat terjadi beberapa kali 'deadlock'," jelas Amir.
Saking ketatnya proses verifikasi itu, dia melanjutkan, KP bahkan sempat terpaksa melakukan pemungutan suara (voting) untuk mengambil keputusan. Verifikasi dilakukan pada 22-31 Januari 2023.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!