Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi: Inti Bumi Diperkirakan Mulai Berputar ke Arah Lain

📅 Rabu, 25 Jan 2023, 00:08 WIB | Oleh:
Studi: Inti Bumi Diperkirakan Mulai Berputar ke Arah Lain Doc: Istimewa
Ket. Foto tertanggal 18 Mei 1969 yang disediakan oleh NASA ini menunjukkan Bumi dari jarak 36.000 mil laut seperti yang difoto dari pesawat luar angkasa Apollo 10.

PARIS - Hasil penelitian terbaru yang dilaporkan Voice of America, pada Senin (22/1) menyebutkan inti dalam bumi, sebuah bola besi panas seukuran Pluto, telah berhenti berputar ke arah yang sama dengan bagian planet lainnya dan bahkan mungkin berputar ke arah lain.

Kira-kira 5.000 kilometer (3.100 mil) di bawah permukaan tempat manusia tinggal, "planet di dalam planet" ini dapat berputar secara independen karena mengapung di inti luar logam cair.

Persisnya bagaimana inti dalam berputar telah menjadi bahan perdebatan di antara para ilmuwan, dan penelitian terbaru diharapkan terbukti kontroversial.

Sedikit yang diketahui tentang inti dalam berasal dari pengukuran perbedaan kecil dalam gelombang seismik, yang diciptakan oleh gempa bumi atau terkadang ledakan nuklir, saat melewati tengah Bumi.

Mencari untuk melacak gerakan inti dalam, penelitian baru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Geoscience menganalisis gelombang seismik dari gempa berulang selama enam dekade terakhir.

Penulis studi tersebut, Xiaodong Song dan Yi Yang dari China's Peking University, mengatakan, mereka menemukan rotasi inti dalam "hampir berhenti sekitar tahun 2009 dan kemudian berbalik ke arah yang berlawanan".

"Kami yakin inti dalam berotasi, relatif terhadap permukaan bumi, bolak-balik, seperti ayunan," kata mereka kepada AFP.

"Satu siklus ayunan adalah sekitar tujuh dekade, yang berarti arahnya berubah kira-kira setiap 35 tahun," tambah mereka.

Mereka mengatakan itu sebelumnya berubah arah pada awal 1970-an dan memperkirakan perubahan berikutnya akan terjadi pada pertengahan 2040-an.

Para peneliti mengatakan rotasi ini kira-kira sejalan dengan perubahan dalam apa yang disebut "panjang hari", variasi kecil dalam waktu yang tepat yang dibutuhkan Bumi untuk berputar pada porosnya.

Sejauh ini hanya sedikit yang menunjukkan apa yang dilakukan inti dalam memiliki banyak pengaruh pada kita para penghuni permukaan. Namun para peneliti mengatakan mereka percaya ada hubungan fisik antara semua lapisan bumi, dari inti ke permukaan.

"Kami berharap studi kami dapat memotivasi beberapa peneliti untuk membangun dan menguji model yang memperlakukan seluruh Bumi sebagai sistem dinamis yang terintegrasi," kata mereka.

Para ahli yang tidak terlibat dalam penelitian menyatakan kehati-hatian tentang temuannya, menunjuk ke beberapa teori lain dan memperingatkan bahwa masih banyak misteri tentang pusat Bumi.

"Ini adalah studi yang sangat hati-hati oleh para ilmuwan hebat yang memasukkan banyak data," kata seismolog di University of Southern California, John Vidale.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.