Graham Potter Akui Jadi Pelatih Chelsea Pekerjaan Tersulit dalam Sepak Bola
📅 Jumat, 13 Jan 2023, 06:35 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Reuters
Graham Potter mengakui menjadi pelatih Chelsea merupakan pekerjaan yang tersulit di sepak bola. Ini seiring rentetan hasil buruk yang diraih Potter bersama The Blues.
"Ini adalah tantangan, merangsang dan sangat sulit. Saya pikir itu mungkin pekerjaan tersulit dalam sepak bola karena perubahan kepemimpinan itu dan harapan karena memang di mana orang melihat Chelsea," kata Potter jelang melawan Fulham, dikutip dari Reuters, Kamis (12/1).
Kini, Chelsea turun ke urutan 10 di Liga Premier setelah hanya memenangkan satu dari delapan pertandingan terakhir mereka. Klub London itu juga tersingkir dari Piala FA dan Piala Liga.
Seperti diketahui, Potter menggantikan posisi Thomas Tuchel setelah performa Chelsea dinilai buruk pada awal musim 2022/2023. Meski begitu, kehadiran Potter tak membuat publik Stamford Bridge merasa puas dengan performa yang ditampilkan The Blues.
Potter menyebut situasi yang dihadapinya sulit, sehingga memerlukan waktu yang cukup. Selain terjadi perubahan kepemilikan pada Mei, Potter juga dipusingkan dengan banyaknya pemain Chelsea yang cedera usai jeda Piala Dunia 2022.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya jelas tidak mengira kami akan kehilangan 10 pemain tim utama (karena cedera). Saya juga mengakui bahwa saya adalah pelatih kepala dan ketika kami kalah, saya yang harus disalahkan," ucapnya.
Pendukung Chelsea menyanyikan nama mantan pemilik Roman Abramovich, yang menyaksikan kesuksesan yang belum pernah terjadi sebelumnya selama hampir dua dekade memegang kendali, dan pendahulu Potter Thomas Tuchel selama kekalahan 4-0 hari Minggu di Manchester City.
"Saya tidak merasa kasihan, saya benar-benar bersyukur dan merasa terhormat bisa berada di sini. Klub ini dijalankan dengan cara tertentu selama 20 tahun dan berjalan dengan sangat baik. Saya sangat menghormati kepemilikan sebelumnya dan apa yang mereka capai," ujar Potter.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami harus membangun segalanya lagi. Ini adalah era baru, babak baru. Kami mengalami rasa sakit, saat ini sulit. Saya memahami rasa frustrasi dan menghargai dukungannya," lanjutnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!