Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fenomena Hujan Es Diperkirakan Masih Akan Terjadi di Sumsel, Warga Harus Waspada

📅 Kamis, 12 Jan 2023, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Fenomena Hujan Es Diperkirakan Masih Akan Terjadi di Sumsel, Warga Harus Waspada Doc: ANTARA/Warga Wiyung Surabaya
Ket. Fenomena alam berupa hujan es bersamaan dengan hujan deras dan disertai angin kencang terjadi di sejumlah wilayah Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (21/2/2022) sore.

PALEMBANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Selatan (BPBD Sumsel) mengimbau warga mewaspadai adanya bencana sebagai dampak dari fenomena hujan es disertai angin kencang yang sudah mulai terjadi saat ini.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Ansori, dikonfirmasi di Palembang, Rabu (11/1), mengatakan hujan es disertai angin kencang itu terjadi Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Selasa (10/1) sekitar pukul 16.20 WIB.

Hujan yang berlangsung sekitar 15 menit tersebut merusak bagian atap sebanyak 17 rumah dan satu kebun jagung milik warga Kabupaten OKU Selatan.

Adapun rumah yang rusak itu masing-masing berada di Desa Padang Sari sebanyak dua unit, dan sebanyak 15 unit beserta satu kebun jagung di Desa Padang Bindu, OKU Selatan.

"Tidak ada korban jiwa hanya kerusakan ringan yang dirasakan setidaknya 17 kepala keluarga di desa itu, kondisi sudah kondusif meski demikian warga tetap waspada," kata dia.

Sebab, dia menyebutkan, fenomena ini berpotensi dapat terus terjadi seiring musim hujan yang diprakirakan BMKG berlangsung sepanjang triwulan pertama tahun 2023.

Adapun hujan es disertai angin kencang itu kemungkinan menyasar khususnya pada wilayah dataran tinggi seperti OKU, OKU Selatan, Lahat, Pagaralam dan Lubuk Linggau.

Sementara itu, Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stamet SMB II Palembang Veronica Sinta menjelaskan fenomena hujan es terjadi disebabkan adanya awan Cumulonimbus (CB) yang sangat besar dan padat.

Pada awan tersebut terdapat tiga macam partikel yakni butir air, butir air super dingin dan partikel es.

Kemudian, dalam kondisi tertentu akibat proses pergerakan massa udara naik dan turun yang sangat kuat atau dikenal dengan istilah Strong Updraft and Downdraft di dalam awan Cb. partikel es dapat turun ke permukaan tanah disertai angin kencang (puting beliung) dan hujan.

"Akan dapat terjadi di daerah dataran tinggi. Jadi perlu diwaspadai pada saat hujan es itu angin kencang pada saat kejadian hujan es," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...

Negara-Negara BRICS Bersatu Bela Kedaulatan Suriah

31 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Negara-Negara BRICS Bersatu...
Luar Negeri
Militer Yaman Berjibaku Reb...
Daerah
Sekda Jateng Gaungkan MTQ N...
Luar Negeri
Trump Anggap Hubungan Dagan...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.