Arif Satria: IPB Siap Berkolaborasi dengan Perguruan Tinggi Top 100 Dunia
📅 Rabu, 11 Jan 2023, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara/Linna Susanti
Institut Pertanian Bogor (IPB) University siap berkolaborasi dengan perguruan tinggi top 100 dunia melalui kerja sama konsorsium untuk mengembangkan penelitian-penelitian bidang agromaritim, pangan, energi, geomaterial dan juga bidang kesehatan dari sumber daya lokal Indonesia. Hal itu diungkapkan Rektor IPB University, Arif Satria, usai laporan pertanggungjawaban rektor periode 2017-2022 di Bogor, Senin (9/1).
Arif mengatakan lima tahun ke depan dalam kepemimpinannya akan membawa institut tersebut ke puncak kancah global.
"Pertama adalah kita untuk bidang pertanian rangking ke-41 dunia, rangking ke-6 di Asia dan rangking satu di Asia tenggara, namun untuk kampus hijau kita ke-35 dunia. Jadi, ini semua adalah menunjukkan bahwa semua perguruan tinggi di Indonesia adalah perguruan tinggi yang berkemampuan untuk bisa bertarung pada level internasional, khususnya pada bidang pertanian," papar dia.
Arif yang terpilih kembali menjabat sebagai Rektor IPB University periode 2023-2028 menyatakan karena kemampuan pertanian Indonesia cukup tinggi maka bidang-bidang inilah akan terus digeluti oleh IPB dan memperkuat bidang agromaritim, pangan, energi, geomaterial serta bidang kesehatan.
Menurut dia, bidang kesehatan penting karena 90 persen obat-obatan di dalam negeri masih impor, padahal Indonesia kaya akan sumber daya alam hayati sehingga inilah tugas IPB untuk mengekspor produk-produk lokal anak bangsa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun demikian, Arif mengungkapkan bahwa memang menuju puncak menjadi kampus terbaik itu soal kemampuan, tapi bertahan di puncak itu soal karakter.
"Sehingga saya mohon doanya semua yang ada di IPB ini karakternya semakin kuat, semakin belajar, terus berlatih, terus bekerja keras dan yang lebih penting lagi adalah tidak sekedar bertahan di puncak tetapi adalah menciptakan puncak-puncak baru," kata dia.
Rektor IPB itu pun menyampaikan menciptakan puncak-puncak baru ini, artinya IPB tidak lagi bermain di level nasional, tetapi harus bermain pada level global.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Danalhamdulillah, capaian konsorsiumbaseinternasional kita, selama lima tahun itu meningkat dari sembilan menjadi 50. Jadi, peningkatan hampir 500 persen," kata dia.
Arif menilai capaian itu artinya Indonesia diwakili IPB sudah diterima secara global dan bermitra dengan perguruan tinggi top 100 dunia yang telah menghasilkan sesuatu dan berdampak baik untuk bangsa ini. Ant/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!