Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengusaha Malaysia Berminat Investasi di IKN

📅 Selasa, 10 Jan 2023, 00:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pengusaha Malaysia Berminat Investasi di IKN Doc: BPMI SETPRES/MUCHLIS JR
Ket. KUNJUNGAN PERTAMA PM ANWAR IBRAHIM I Presiden Joko Widodo menyambut kunjungan resmi Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Anwar bin Ibrahim, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (9/1). Dalam kunjungan resmi pertamanya, PM Anwar Ibrahim juga membawa para pengusaha asal Malaysia yang menyampaikan pernyataan minat berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

JAKARTA - Para pengusaha asal Malaysia yang ikut serta dalam kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Dato' Seri Anwar Ibrahim, menyampaikan pernyataan minat berinvestasi kepada Kepala Otoritas Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Bambang Susantono, di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/1).

Penyerahan Letter of Intent (LoI) sejumlah pengusaha Negeri Jiran itu dilakukan Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Malaysia, Tengku Zafrul Tengku Abdul Aziz, disaksikan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), dan PM Malaysia, Anwar Ibrahim.

Dalam keterangan pers, Presiden Jokowi menyambut baik minat investor Malaysia dalam pembangunan IKN Nusantara.

"Sebelas LoI telah ditandatangani oleh sektor swasta Malaysia dan diserahkan kepada Otoritas IKN Nusantara, yang bergerak di bidang elektronik, kesehatan, pengelolaan limbah, konstruksi, dan properti," kata Presiden dalam keterangan pers bersama yang disiarkan kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden.

PM Malaysia, Anwar Ibrahim, mengatakan bahwa serah terima LoI berinvestasi di IKN Nusantara tersebut merupakan langkah positif dan agresif dari sektor swasta Malaysia.

Anwar menyatakan bahwa inisiatif pembangunan IKN Nusantara juga turut mencakup kepentingan Malaysia terutama dalam hal upaya mendorong ekonomi di wilayah Sabah dan Serawak, yang berada di Pulau Kalimantan.

"Ada kepentingan Malaysia juga terutama di Sabah dan Serawak, kedekatannya, kepentingan ekonomi wilayah yang sangat bermakna," kata PM Anwar.

PM Anwar Ibrahim bahkan mengaku sempat mengungkapkan kepada Presiden Jokowi bahwa inisiatif tersebut mengundang pujian dari koleganya di Sabah dan Serawak.

"Saya beri tahu bahwa inisiatif besar Bapak Presiden itu mempromosikan saya dibanding dengan apa yang saya mampu lakukan kepada Sabah dan Serawak," kata Anwar.

Oleh karena itu, Malaysia akan selalu berusaha mengambil pendekatan positif terkait IKN Nusantara karena keberadaan Ibu Kota Baru Indonesia diyakini dapat memberi manfaat di kawasan sekitar, termasuk Sabah dan Serawak.

Membuka Ruang

Peneliti Pusat Riset dan Pengabdian Masyarakat (PRPM) Institut Shanti Bhuana - Bengkayang Kalimantan Barat, Siprianus Jewarut, menyatakan perlu mengapresiasi pemerintah yang selalu membuka ruang untuk hadirnya para investor asing dalam menyukseskan pembangunan IKN.

"Dengan hadirnya sejumlah investor dari Negeri Jiran Malaysia tersebut harapannya bisa mempercepat proses pembangunan IKN," kata Siprianus.

Ia juga berharap kerja sama kedua negara semakin baik karena kehadiran IKN tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Indonesia saja, tetapi juga masyarakat Malaysia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

47 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.