Skuad Garuda Harus Ekstrasolid
📅 Senin, 09 Jan 2023, 06:54 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: SAEED KHAN /Nhac NGUYEN / AFP
JAKARTA - Tim nasional akan melakoni laga sulit melawan Vietnam di leg kedua semifinal Piala AFF 2022, Senin (9/1). Sebagai tuan rumah di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam diuntungkan. Meski demikian, bukan berarti skuad Garuda tak memiliki peluang lolos ke final. Kuncinya, tim Indonesia harus ekstrasolid.
Sesuai dengan aturan laga dua leg semifinal Piala AFF, tim asuhan Shin Tae-yong bisa lolos jika menang atau meraih hasil imbang dengan gol di kandang lawan. Hanya kekalahan yang akan membuat skuad Garuda tersingkir.
Dalam laga leg pertama yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Jumat (6/1), kedua tim bermain imbang tanpa gol. Hasil itu membuat leg kedua menjadi penentu langkah. Vietnam asuhan Park Hang-seo berpeluang tampil lebih lepas, setelah pertemuan pertama bermain cukup hati-hati. Terlebih, mereka bakal tampil di depan publik sendiri. Dukungan fans akan memacu tim berjuluk "The Golden Star" termotivasi untuk merebut tiket final.
Laga leg kedua akan menyajikan adu taktik dua pelatih asal Korea Selatan, Pak Hang-seo di kubu Vietnam, dan Shin Tae-yong di timnas Indonesia. Di pertemuan pertama, kedua pelatih ini boleh dibilang cukup hati-hati. Di skuad Indonesia, misalnya, Shin Tae-yong memasang formasi tiga bek tengah dengan bantuan dua fullback.
Skema itu sebenarnya telah dicoba sebelum AFF 2022, baru diterapkan lagi dalam laga semifinal leg pertama. Tak hanya itu, Shin juga memasang duet Rachmat Irianto dan Marc Klok, yang sama-sama kuat dalam bertahan. Di lini serang, Indonesia mengandalkan Marselino, Yakob Sayuri, dan Dendy Sulistyawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di beberapa situasi, Dendy bahkan sendirian di sektor penyerangan. Strategi ini sebenarnya cukup berhasil. Terbukti, selain membuat serangan Vietnam buyar, Indonesia mampu melesakkan 10 tembakan (2 on target) lewat serangan balik.
Shin juga tak menunjukkan kekecewaan usai hasil imbang tersebut. Menurutnya, Indonesia hanya sedikit kurang beruntung dalam memanfaatkan peluang-peluang. Hampir 90 menit Indonesia tampil menahan, dengan sesekali memanfaatkan kelengahan pemain Vietnam, yang terbukti membuahkan sejumlah peluang emas.
"Permainan sudah cukup baik, sayang peluang tidak bisa dimanfaatkan. Kami akan persiapkan lagi untuk pertandingan selanjutnya," ujar Shin Tae-yong. Strategi hampir serupa juga diterapkan Vietnam. Park Hang-seo memasang tiga bek tengah sekaligus, Hung Dung Do, Que Ngoc Hai, dan Do Duy Man.
Sebaiknya Anda baca juga:
Skema ini juga pernah dipasang di laga perdana. Hanya, skema yang dijalankan Park Hang-seo tak berjalan mulus saat melawan Indonesia. Beberapa kali pemain Vietnam gagal menarik pemain Indonesia untuk meninggalkan area pertahanan. Sebaliknya, pertahanan Vietnam justru mampu ditembus Indonesia.
Di leg kedua, kedua tim berpeluang tampil lebih terbuka, terutama buat Vietnam. Keberhasilan menahan imbang Indonesia di pertemuan sebelumnya bakal membuat mereka lebih bersemangat dalam memburu kemenangan. Hanya kemenangan yang bisa membuat mereka lolos. Hasil imbang dengan gol di leg kedua bisa saja membuyarkan langkah Vietnam ke final.
Namun, Park Hang-seo menunjukkan keyakinannya jelang laga di My Dinh nanti, setelah hasil imbang leg pertama di SUGBK. "Iya tentu, Indonesia adalah tim yang kuat, tapi saya kira tim kami lebih kuat," ujar Pak Hang-seo.
Ekstrasolid
Untuk membungkam Hanoi, pengamat sepak bola nasional Tommy Welly mengatakan timnas Indonesia harus berjuang keras. "Tiket final bisa didapatkan dengan berjuang keras dan harus ekstrasolid," ujar pria yang akrab dipanggil Bung Towel itu di kanal Youtube Gocek Bung Towel.
"Imbang dengan gol akan lolos. Untuk peluang menang ada dilihat dari penampilan di GBK karena itu terbaik sepanjang gelaran Piala AFF kali ini," sambungnya. "Strategi dan mentalitas sudah benar. Tapi harus ditingkatkan. Taktik di leg pertama sudah benar. Formasi tiga center bek sudah tepat," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!