Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pria Iran Ditangkap di Jerman Diduga Rencanakan Serangan Kimia

📅 Senin, 09 Jan 2023, 08:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pria Iran Ditangkap di Jerman Diduga Rencanakan Serangan Kimia Doc: antara/reuters
Ket. Kamera TV dipasang di depan sebuah gedung di mana polisi Jerman telah menahan seorang warga negara Iran berusia 32 tahun, yang diduga telah mendapatkan racun sianida dan risin yang mematikan untuk melakukan serangan teror, di Castrop-Rauxel, Jerman, 8 Januari 2023.

JAKARTA - Polisi Jerman menangkap seorang warga negara Iran yang dicurigai merencanakan serangan teror kimia.

Pria berusia 32 tahun itu ditangkap di KotaCastrop-Rauxel setelah pasukan polisi khusus menyerbu rumahnya.

"Tersangka diduga telah mempersiapkan tindakan kekerasan yang serius," kata kantor kejaksaan Dusseldorf dalam siaran pers, Minggu.

Kantor kejaksaan mengatakan pria Iran itu memperoleh bahan kimia beracun seperti risin dan sianida untuk melakukan serangan bermotivasi agama.

Petugas polisi dan ahli yang mengenakan pakaian pelindung menggeledah rumah tersangka untuk mencari barang bukti.

"Pencarian dilakukan untuk menemukan racun dan bukti lainnya. Tersangka dan satu orang lainnya telah ditahan, barang bukti telah diamankan dan sedang dievaluasi," kata kantor kejaksaan.

Operasi polisi itu dilakukan berdasarkan informasi dari dinas intelijen sebuah negara sahabat, menurut laporan harian Bild.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Modena Tawarkan Diskon hingga 77 Persen di PRJ

31 menit yang lalu | Haryo Brono

Rona
Modena Tawarkan Diskon hing...
Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.