Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gunung Berapi Terbesar di Dunia Kilauea Kembali Meletus

📅 Sabtu, 07 Jan 2023, 14:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Berapi Terbesar di Dunia Kilauea Kembali Meletus Doc: USGS via AP
Ket. Pemandangan gunung berapi Kilauea di Hawaii yang meletus, menghadap ke timur dari tepi barat kaldera puncak, pada Kamis (5/1) dalam gambar webcam yang disediakan oleh US Geological Survey.

LOS ANGELES - Salah satu gunung berapi paling aktif di dunia, Kilauea, kembali meletus di Hawaii, sebulan setelah berhenti meletus.

Air mancur lava dimuntahkan dari Kilauea, membanjiri kawah di puncaknya dengan batuan cair.

Para ilmuwan di Survei Geologi AS (USGS) mengatakan, pengadukan pertama dicatat pada Kamis (5/1) sore ketika lava sesekali menyembur melalui lantai kawah - hasil dari energi yang terpendam selama sebulan.

Pada Jumat pagi sudah cukup tenang.

"Tingkat efusi awal yang tinggi menurun dengan cepat karena lava yang tersimpan dalam system magma selama sebulan terakhir meletus," kata USGS.

"Air mancur berkurang kekuatannya dalam semalam dan secara konsisten tingginya sekitar 5 meter (16 kaki) pagi ini.

"Aliran lahar menggenangi sebagian besar dasar kawah (hampir 300 acre atau 120 hektare). "Letusan terjadi sebulan setelah Kilauea dan gunung tetangganya yang lebih besar Mauna Loa terdiam.

Mauna Loa, gunung berapi terbesar di dunia, menampilkan pertunjukan spektakuler selama berminggu-minggu saat meletus pertama kalinya dalam empat decade. Air mancur lava setinggi 60 meter mengalirkan sungai batuan cair ke sisi-sisinya.

Kilauea jauh lebih kecil daripada Mauna Loa, tetapi jauh lebih aktif, dan secara teratur memukau turis yang datang dengan helikopter untuk melihat 'pertunjukan' itu di Pulau Besar Hawaii.

Saat ini letusan tidak menimbulkan bahaya langsung bagi masyarakat, kata USGS. Namun mereka memperingatkan volume besar gas vulkanik terutama sulfur dioksida bisa berdampak.

"Gas itu akan bereaksi di atmosfer untuk menciptakan kabut yang dikenal sebagai vog (kabut vulkanik) yang telah diamati di arah angin Kilauea," kata badan tersebut.

"Vog menciptakan potensi bahaya kesehatan melalui udara bagi penduduk dan pengunjung, merusak tanaman pertanian dan tanaman lain, serta mempengaruhi hewan ternak." Kilauea adalah salah satu dari enam gunung berapi aktif di kepulauan Hawaii.

Gunung ini meletus hampir terus menerus antara tahun 1983 dan 2019.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

42 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.