Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dampak Cuaca Ekstrem, Kapal Perang Pengangkut 100 Kiloliter BBM Tiba di Karimunjawa Jepara

📅 Jumat, 06 Jan 2023, 01:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dampak Cuaca Ekstrem, Kapal Perang Pengangkut 100 Kiloliter BBM Tiba di Karimunjawa Jepara Doc: ANTARA/HO-Pertamina
Ket. Truk tangki pengangkut BBM milik PT Pertamina mulai menyalurkannya ke SPBU Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Kamis (5/1/2023).

Jepara - Kapal perang yang mengangkut 100 kiloliter bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, Dexlite maupun Biosolartiba di Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, setelah sepekan lebih mengalami kelangkaan stok akibat cuaca ekstrem.

Menurut Area Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho di Jepara, Kamis, kapal tiba di pelabuhan yang ada di Karimunjawa, Jepara sekitar pukul 16.30 WIB.

Kapal perang tersebut, kata dia, mengangkut 20 truk yang mengangkut BBM yang nantinya disuplai untuk SPBU setempat.

Dari 100 kl yang nantinya disalurkan, antara lain Pertalite 30 kiloliter, Solar 65 kiloliter, dan Dexlite 5 kiloliter.

Sementara permintaan BBM di Karimunjawa setiap harinya untuk jenis Pertalite sebanyak 1.900 liter, solar sebanyak 3.800 liter dan Dexlite sebanyak 37 liter.

Warga Desa Karimunjawa, Sri Antok menyambut datangnya KRI Makasar di Pelabuhan Legon Bajak Karimunjawa karena selama ini warga sudah lama kesulitan mendapatkan BBM baik Pertalite maupun Solar.

Beberapa waktu lalu, kata dia, memang ada kapal yang bersandar di Karimunjawa membawa Pertamax, namun tidak mencukupi kebutuhan di masyarakat karena jumlahnya juga terbatas.

Ia mengakui kehabisan Pertalite sejak sepekan yang lalu, namun karena aktivitasnya tidak begitu padat memilih menunggu pasokan dari PT Pertamina datang.

Warga Karimunjawa merasakan stok Pertalite menipis di SPBU sejak Kamis (23/12), sedangkan Minggu (26/12) benar-benar habis sehingga mobilitas masyarakat menggantungkan pada stok BBM yang tersedia di tangki kendaraannya masing-masing.

Habisnya stok Pertalite di Kecamatan Karimunjawa disebabkan karena memasuki musim baratan yang ditandai dengan gelombang tinggi di laut. Kondisi demikian, mengakibatkan penghentian semua aktivitas di laut karena tidak aman, termasuk kapal penyeberangan dari Jepara ke Karimunjawa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.