Menanti Petunjuk Baru The Fed
📅 Kamis, 05 Jan 2023, 10:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (4/1) sore, ditutup menguat jelang rilis notulen rapat bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed). Rupiah ditutup menguat 18 poin atau 0,12 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.583 rupiah per dollar AS.
"Pasar bersikap hati-hati menantikan notulen rapat Federal Reserve malam hari nanti," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta.
Pelaku pasar mengkhawatirkan sikap agresif the Fed setelah pada tahun lalu menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin (bps) sebanyak empat kali berturut-turut dan diikuti kenaikan suku bunga acuan sebesar 50 bps pada Desember lalu.
Kenaikan suku bunga yang terus berlanjut dapat memicu pelemahan roda ekonomi, disebabkan naiknya minat menabung dari pelaku pasar. Jika notulen rapat the Fed pada dini hari nanti masih mengindikasikan kenaikan suku bunga lebih jauh, nilai dollar akan terus naik.
Pembuat kebijakan the Fed diperkirakan mungkin akan cenderung menunjukkan sikap hawkish. Ekspektasi tersebut didasari oleh pasar tenaga kerja AS yang ketat dapat membuat inflasi semakin membandel ke depannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meningkatnya permintaan tenaga kerja akan dikompensasi oleh pertumbuhan upah yang lebih tinggi dapat mendorong inflasi meningkat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!