Deteksi Latar Belakang Gelombang Gravitasi Kunci Pengungkapan Evolusi Alam Semesta
📅 Kamis, 05 Jan 2023, 00:00 WIB | Oleh: Haryo BronoDeteksi suara dari letusanpopcorndari belakang gelombang gravitasi (gravitational wave background/GWB) melalui kolaborasi ini tidak diragukan lagi. Ini bukan satu-satunya alat dalam perangkat gelombang gravitasi karena para ilmuwan masih memiliki alat lain yaituLaser Interferometer Space Antenna (LISA).
LISA yang sedang dirancang bertujuan untuk dapat mendeteksi sumber lain dari latar belakang gelombang gravitasi. Namun sayangnya alat tersebut masih akan terwujud 15 tahun lagi atau tepatnya pada 2037.
LISA didasarkan pada teknologi yang sama dengan LIGO dan Virgo, tetapi dengan "lengan" yang panjangnya 2,5 juta kilometer. Ini akan beroperasi dalam rezim frekuensi yang jauh lebih rendah daripada LIGO dan Virgo dan karenanya akan mendeteksi berbagai jenis peristiwa gelombang gravitasi.
"GWB tidak selalu seperti letusanpopcorn," kata jelas fisikawan teoretis Susan Scott dari Universitas Nasional Australia dan Pusat ARC. "Mereka juga dapat terdiri dari sinyal deterministik individu yang tumpang tindih dalam waktu menghasilkan kebisingan kebingungan, mirip dengan percakapan latar belakang di sebuah pesta. Contoh kebisingan kebingungan adalah radiasi gravitasi yang dihasilkan oleh populasi galaksi biner katai putih kompak," tutur dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini akan menjadi sumber kebisingan kebingungan yang penting untuk LISA. Dalam hal ini, sinyal stokastik sangat kuat sehingga menjadi latar depan, bertindak sebagai sumber kebisingan tambahan saat mencoba mendeteksi sinyal gelombang gravitasi lemah lainnya di pita frekuensi yang sama," imbuh dia.
LISA secara teoritis juga dapat mendeteksi sumber kosmologis dari latar belakang gelombang gravitasi, seperti inflasi kosmik tepat setelah Big Bang atau string kosmik retakan teoretis di alam semesta yang dapat terbentuk pada akhir inflasi, dan kehilangan energi melalui gelombang gravitasi. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!