Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengalaman Lawan Jepang Modal Kroasia Sisihkan Brazil di Piala Dunia

📅 Sabtu, 10 Des 2022, 05:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengalaman Lawan Jepang Modal Kroasia Sisihkan Brazil di Piala Dunia Doc: ANTARA/Ardika
Ket. Logo Piala Dunia 2022.

Al Rayyan - Kiper Kroasia Dominik Livakovic mengakui bahwa pengalaman memenangi adu penalti melawan Jepang di babak 16 besar menjadi modal positif bagi timnya yang berhasil menyisihkan Brazil dalam perempat final Piala Dunia 2022.

"Pertama-tama, harus diakui kami memang punya pengalaman (dalam adu penalti), tapi di sisi lain kami juga terus mengerahkan upaya tanpa kenal lelah sepanjang pertandingan," kata Livakovic dalam jumpa pers selepas laga di Stadion Education City, Al Rayyan, Qatar, Jumat.

Ini bukan kali pertama Kroasia harus menyisihkan lawannya di babak gugur melalui adu penalti selama tampil di Qatar. Bahkan ini juga bukan kali pertama Kroasia tertinggal lebih dulu, menyamakan kedudukan, melakoni adu penalti, dan meraih kemenangan.

Dalam pertandingan 16 besar yang dilangsungkan Senin (5/12) di Stadion Al Janoub, Kroasia tertinggal lebih dulu akibat gol Daizen Maeda, menyamakan kedudukan lewat Ivan Perisic, dan memenangi adu penalti setelah skor imbang 1-1 bertahan di pengujung 120 menit.

Kala itu adu penalti berakhir dengan skor 3-1 bagi Kroasia, di mana Livakovic menjadi pahlawan lewat keberhasilannya mementahkan eksekusi tiga algojo Jepang yakni Takumi Minamino, Kaoru Mitoma, dan Maya Yoshida.

Skenario yang nyaris identik terjadi empat hari berselang di Stadion Education City, di mana Livakovic sudah dituntut aktif menyelamatkan gawang Kroasia sejak waktu normal.

Tak kurang dari sembilan percobaan tepat sasaran dari para pemain Brazil mampu dihalau oleh Livakovic, sampai akhienya di pengujung babak tambahan pertama Neymar memecahkan kebuntuan dan mengoyak gawang Kroasia.

Namun, sebagaimana menghadapi Jepang, Kroasia juga tak patah arang tetap bersabar hingga sebuah serangan sederhana bisa diselesaikan oleh Bruno Petkovic dengan tendangan dari tepian kotak penalti dan bola sempat membentur kaki Marquinhos sehingga lajunya berbelok mengecoh Alisson.

Tiga menit dari peluit bubaran babak tambahan kedua, Kroasia sukses membuyarkan tiket semifinal yang sudah di depan mata Brazil.

Pemenang harus ditentukan lewat adu penalti dan Livakovic sukses mementahkan eksekusi algojo pertama Brazil, Rodrygo, demi memberi keunggulan 1-0 bagi Kroasia.

Lima pemain berikutnya, tiga dari Kroasia dan dua dari Brazil secara berurutan sukses melakoni tugasnya. Hingga tiba giliran Marquinhos sebagai algojo keempat Brazil, bek Paris Saint-Germain itu mendapati bola tendangannya ditolak oleh tiang gawang.

Alih-alih sesumbar penuh arogansi, Livakovic memilih mengarahkan lampu sorot kepada para suporter Kroasia yang meski jumlahnya tak sebanyak lautan jersey kuning tetap terlihat jelas hadir di tribun Stadion Education City.

Kroasia untuk ketiga kalinya berhasil mencapai semifinal Piala Dunia dan dua edisi beruntun setelah mereka menjadi runner-up di Rusia pada 2018.

Kroasia akan menunggu pemenang laga perempat final lain antara Belanda kontra Argentina yang dilangsungkan lebih larut di Stadion Lusail.

Kroasia dijadwalkan melakoni pertandingan semifinal mereka pada Selasa (13/12) pekan depan di Stadion Lusail.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Barcelona dan PSG Unjuk Ketajaman

38 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Barcelona dan PSG Unjuk Ket...

Perilaku Berintegritas Ciptakan Tata Kelola Sekolah Bersih

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perilaku Berintegritas Cipt...

Bayern Menggila, Arsenal dalam Ancaman

43 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Bayern Menggila, Arsenal da...
Olahraga
Herdman Incar 10 Diaspora P...
Megapolitan
Keberagaman Budaya Identita...
Megapolitan
Festival Cilung Ajang Pembe...
Megapolitan
Upaya-upaya Polisi Menekan ...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.