7 Hal Kecil Tapi Toxic yang Harus Berhenti Kamu Katakan pada Pasangan
📅 Senin, 28 Nov 2022, 12:29 WIB | Oleh: Suliana
Doc: Freepik
Pernahkah kamu merasa marah, kesal atau bahkan tidak dihargai ketika berbicara dengan pasanganmu? Atau mungkin sebaliknya, justru kamu merasa bersalah usai menyakiti hati pasanganmu atas perkataanmu yang sebenarnya sederhana tapi justru meninggalkan luka.
Komunikasi memang hal paling krusial dalam suatu hubungan. Bagaimana cara kita saling berinteraksi dan komunikasi dengan pasangan dapat mencerminkan seberapa sehat hubungan kita.
Beberapa ungkapan membuat pasangan kita merasa dicintai dan diperhatikan, sementara yang perkataan lain justru dapat membuat mereka merasa diabaikan, ditolak, dan disingkirkan.
Mungkin tanpa kita sadari, tak jarang kita mengutarakan kalimat atau frasa negatif dan bahkan toxic yang memicu hubungan kita renggang. Mengutip Best Life, berikut sejumlah kalimat atau frasa yang sebaiknya tidak kamu ucapkan kepada pasanganmu, terutama ketika tengah bertengkar:
1. "Berikan saya contoh"
Sebaiknya Anda baca juga:
Walau tak sepenuhnya salah, meminta pasangan untuk memberi kita contoh mengenai perilaku kita yang salah di mata mereka, dapat memberi kesan bahwa kita sedang menantang pasangan untuk membuktikan bahwa pernyataan mereka valid
Terapis pernikahan dan keluarga berlisensi, Lauren Consul, menjelaskan jika disampaikan dengan niat tulus pertanyaan seperti "berikan saya contoh" dapat membantu kita untuk mengintropeksi diri.
"Ada pendekatan toxic yang membuat pasangan kita bersikap defensif dan menciptakan keterputusan, dan pendekatan dari keingintahuan dan pemahaman yang tulus yang membantu kita tumbuh," jelasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. "Aku mengerti, tapi..."
Kata "tapi" dalam kalimat ini sebenarnya ditujukan untuk mengutarakan sudut pandang yang berbeda atas suatu perkara. Namun, penggunaan kata "tapi" juga bisa berdampak negatif karena terkesan menyalahkan pasangan atas penjelasannya, atau sebenarnya tidak mau mencoba mengerti sama sekali.
Alih-alih menggunakan kata "tapi", coba ganti dengan "Saya mendengar betapa kesalnya Anda tentang hal ini dan saya memiliki perspektif yang berbeda. Bolehkah saya membagikannya sekarang?"
3. "Ini lagi?"
Menggunakan frasa "ini lagi?" sebagai respon ketika pasanganmu tengah merajuk justru dapat menyebabkan pasangan Anda menjadi defensif atau marah.
"Pertanyaan ini menunjukkan bahwa orang yang mengatakannya tidak ingin terlibat dalam percakapan dan merasa tidak layak untuk didiskusikan seperti yang telah dibahas sebelumnya," kata Natasha Deen, seorang terapis di Golden Hour Counseling.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!