Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ke Depan, Dunia Masih Hadapi Krisis Energi dan Pangan

📅 Selasa, 01 Nov 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Menurut Haedar, importir dan broker-broker menguasai kebijakan pangan dengan cara seolah-olah Indonesia terus berada dalam situasi mendesak harus impor. Satu-satunya cara melawan adalah dengan memastikan hasil pertanian petani lokal Indonesia diserap secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal.

Tentu dengan harga yang berpihak pada petani, namun juga tidak memberatkan pelaku sektor outfarm-nya. Terkait itu, menurut Haedar, solusinya ada dua yaitu kebijakan pemerintah dari pusat sampai bawah dan kesadaran warga untuk mencintai produk sendiri. "Tugas pemimpin ini sebenarnya simpel, kumpulkan para ahli, para pelaksana kebijakan, lalu tantang mereka. Yang penting, saya ingin petani dan dunia pertanian Indonesia ini berdaya," ungkapnya.

Dalam kesempatan terpisah, Pengamat Energi Baru dan Terbarukan (EBT), Surya Darma, meminta pemerintah untuk mengantisipasi ancaman krisis energi ke depannya, apalagi jika kondisi itu tidak hanya berlangsung untuk jangka pendek, tetapi untuk jangka panjang. "Harus dilakukan transformasi penggunaan energi dari energi fosil ke energi terbarukan. Apalagi jika dikaitkan dengan ambisi target net zero emission (NZE)," tegasnya.

Hal itu perlu segera dilakukan supaya kita tidak bergantung energi impor untuk kebutuhan pembangkit dan transportasi di dalam negeri," kata Surya.

Kondisi tersebut akan makin berat dengan nilai tukar atau kurs rupiah yang terus terdepresiasi terhadap valuta asing (valas), khususnya dollar Amerika Serikat (AS).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.