Harga Pangan Dunia Terus Naik, Beras Segera Menyusul
📅 Selasa, 14 Jun 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiPerwakilan regional untuk Asia Selatan di International Rice Research Institute, Nafees Meah, menambahkan bahwa biaya energi yang telah meningkat secara global merupakan bagian besar dari biaya produksi beras. "Namun, ada argumen mengatakan jika pasar menunjukkan kenaikan harga, mengapa petani tidak diuntungkan?" kata Nafees kepada CNBC "Squawk Box Asia."
Kenaikan harga beras akan berdampak buruk bagi banyak orang di Asia, yang merupakan konsumen bahan pokok terbesar. "Di kawasan Asia Tenggara Pasifik, negara-negara seperti Timor Leste, Laos, Kamboja, dan Indonesia, yang populasinya sangat besar, banyak di antaranya rawan pangan yang sangat terpengaruh jika harga terus berlanjut, untuk bangkit dan bertahan di level yang sangat tinggi ini," kata Nafees.
Direktur Pelaksana dan Kepala Strategi Investasi untuk RBC Wealth Management, Frederique Carrier, mengatakan indeks harga pangan PBB menunjukkan harga sekarang 75 persen di atas tingkat prapandemi. "Kekurangan tenaga kerja terkait pandemi dan invasi Russia ke Ukraina telah memperburuk situasi dengan membatasi pasokan makanan dan mendorong harga energi lebih jauh lagi," tulisnya dalam laporan bulan Juni.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!