Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Permasalahan Industri Asuransi Harus Jadi Prioritas

📅 Selasa, 12 Apr 2022, 09:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Permasalahan Industri Asuransi Harus Jadi Prioritas Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) periode 2022-2027 dihadapkan pada sejumlah tantangan besar dan pekerjaan rumah yang kompleks. Karenanya, DK baru OJK harus dapat menyelesaikan permasalahan yang kerap dialami industri asuransi.

"Industri asuransi dan berbagai macam polemik dan permasalahannya harus segera diselesaikan. Kepercayaan masyarakat kepada industri perasuransian harus dikembalikan. Termasuk edukasi kepada mereka terkait produk-produk industri keuangan juga harus dimaksimalkan," kata Wakil Ketua Badan Akuntabilitas dan Keuangan Negara DPR RI, Anis Byarwati dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (11/4).

Anis yang juga Anggota Komisi XI DPR itu, menambahkan permasalahan di industri keuangan sangat kompleks sehingga harus segera diselesaikan, terutama untuk sektor nonbank, walaupun sektor perbankan dan pasar modal juga tidak bisa disepelekan.

Dia juga menitipkan pesan khusus kepada DK OJK terkait para nasabah yang minim edukasi agar mereka jangan sampai menjadi korban karena ketidaktahuan dan minimnya pengetahuan terkait hal itu.

Berdasarkan pengamatannya di lapangan, Anis menegaskan bahwa faktanya banyak korban produk industri keuangan dikarenakan minimnya edukasi mulai dari pinjol sampai asuransi.

Jaga Kredibilitas

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Syarief Hasan. Dia meminta jajaran baru DK OJK periode 2022-2027 menjaga kredibilitas industri keuangan dalam negeri dan harus mampu melindungi masyarakat sebagai pengguna jasa.

Syarief menekankan pengawasan yang kuat dan sinergi antarlembaga jadi modal bagi komisioner OJK yang baru untuk memberantas berbagai praktik ilegal di sektor keuangan.

"Tentu dari sekian banyak persoalan di sektor keuangan, kami berharap Dewan Komisioner OJK yang baru mampu meningkatkan capaian positif kepengurusan OJK sebelumnya dan terus membenahi berbagai kekurangan yang ada," kata Syarief sebagaimana dikutip dari siaran tertulisnya yang diterima di Jakarta, Sabtu (9/4).

Lebih lanjut, dia menyampaikan OJK masih dihadapkan pada tren investasi bodong dan berbagai jenis kasus penipuan berkedok investasi yang merugikan banyak warga.

Karena itu, ujar dia, para komisioner OJK yang baru diharapkan bekerja lebih aktif dan optimal terutama dalam mendorong layanan keuangan yang aman dan menguntungkan bagi rakyat, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.