Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Integrasi QRIS-Siapik Permudah UMKM Dapat Kredit

📅 Selasa, 08 Mar 2022, 09:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Integrasi QRIS-Siapik Permudah UMKM Dapat Kredit Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) berencana mengintegrasikan data Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari penggunaan sistem pembayaran QRIS dan aplikasi Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (Siapik). Penggabungan tersebut dimaksudkan untuk memudahkan UMKM mendapatkan kredit usaha atau pembiayaan dari perbankan.

"Jadi dari transaksi dari QRIS yang juga tercatat dalam aplikasi Siapik dapat terintegrasi agar laporan keuangannya bisa dijadikan profil kredit UMKM ke depan," kata Deputi Gubernur BI, Doni Primanto Juwono dalam Kick Off Sinergi Dorong Akses Keuangan UMKM melalui Pemanfaatan Siapik yang dipantau di Jakarta, Senin (7/3).

Saat ini, penyaluran kredit perbankan kepada UMKM baru mencapai 20,6 persen per tahun dari seluruh kredit yang dihasilkan perbankan atau masih jauh dari target Presiden Jokowi pada 2024 sebesar 30 persen per tahun.

"Kami harap pelaku UMKM tidak hanya difasilitasi oleh QRIS dan Siapik tapi juga terdapat pendampingan dari 46 kantor perwakilan kami agar Siapik digunakan dengan baik," imbuh Doni.

Bi juga terus memperkuat dorongan pengembangan UMKM sebagaimana antara lain melalui kebijakan korporatisasi dimana BI bekerja sama dengan offtaker baik dari kalangan dunia usaha maupun Kementerian dan Lembaga untuk menjadi pembeli produk UMKM.

BI juga akan terus meningkatkan kapasitas UMKM terutama yang berkaitan dengan keahlian digital antara lain melalui digitalisasi pembayaran.

Program Edukasi

Seperti diketahui, BI bekerja sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia meluncurkan buku pedoman Siapik untuk memperluas edukasi pencatatan keuangan secara digital bagi UMKM. Buku ini juga diharapkan menjadi acuan bagi fasilitator Siapik yang sebelumnya telah memperoleh pelatihan untuk menyusun program edukasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan.

Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen BI, Yunita Resmi mengungkapkan buku ini menyediakan materi pembelajaran untuk empat model literasi berdasarkan durasi dan kedalaman literasi yang akan dilakukan, yaitu sosialisasi, pelatihan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pelatihan untuk pendidik, dan bahan untuk pendampingan penggunaan Siapik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Minggu Bakal Diguyur Hujan,...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.