Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manchester City Termotivasi Juarai Liga Champions

📅 Kamis, 06 Agu 2020, 13:15 WIB | Oleh:
Manchester City Termotivasi Juarai Liga Champions Doc: AFP.com
Ket. PERSIAPKAN DIRI I Pemain Manchester City, David Silva (kanan) memberikan penghormatan di laga terakhirnya bersama “The Citizen” saat melawan Norwich City di Etihad Stadium, Manchester, 26 Juli lalu. City kini tengah fokus mempersiapkan diri menghadapi leg kedua Babak 16 Besar Liga Champions melawan Real Madrid di Etihad, akhir pekan ini.

LONDON - Manchester City telah mengklaim satu keberhasilan besar. "The Citizen" memenangkan banding di Pengadilan Arbitrase Olahraga, CAS, yang membatalkan sanksi larangan dua tahun bertanding di kompetisi Eropa, Liga Champions.

Keberhasilan itu membuat City semakin termotivasi untuk terus melaju dan memenangkan trofi Liga Champions pertama kalinya. Mereka berada dalam kendali untuk melaju ke perempat final setelah menang 2-1 atas Real Madrid di Madrid pada leg pertama. Saat itu gol penalti Kevin De Bruyne memastikan kemenangan skuad Pep Guardiola.

Meski demikian kali ini mereka tanpa Sergio Aguero yang cedera. Kondisi itu membuat tekanan justru ada pada City. Hasil kurang memuaskan di kompetisi domestik dan laju terbaik City di Liga Champions sejauh ini serta kekalahan dari Madrid di semifinal tahun 2016 membuat runner up Premier League itu patut waspada.

Di sisi lain, Madrid tampil perkasa dengan memenangkan kompetisi empat kali dalam enam tahun terakhir. Tim asuhan Zinedine Zidane baru saja merebut gelar La Liga Spanyol setelah tampil luar biasa usai kompetisi bergulir kembali. Namun, mereka harus menghadapi City tanpa Sergio Ramos, yang diskors setelah dikeluarkan dari lapangan pada leg pertama.

Meski menuai sukses ketika melatih rival Madrid, Barcelona, Guardiola harus mencontoh Zidane untuk menyelesaikan misinya bersama City. City menjamu Madrid di Etihad Stadium, Jumat (7/8). Banyak yang telah berubah sejak kedua tim bertemu Februari lalu. Zidane, dalam periode keduanya yang bertanggung jawab di Bernabeu, sekali lagi mengganggu dominasi Barca di La Liga. Tim asuhannya merebut 10 kemenangan beruntun setelah La Liga bergulir kembali hingga akhirnya sukses merebut gelar.

Untuk klub di mana kesuksesan Liga Champions lebih penting daripada apa pun, tekanan tetap bakal dirasakan Zidane. Tiga kali memimpin Madrid menuju kejayaan Liga Champions pada periode pertamanya bertanggung jawab antara 2016 hingga 2018, Zidane belum pernah tersingkir dari kompetisi ini sebagai pelatih.

"Ketika dia melakukan apa yang telah dia lakukan, memenangkan tiga Liga Champions berturut-turut, merebut dua gelar La Liga dari Barca ketika mereka mendominasi kompetisi ini tidak seperti klub lain, itu menunjukkan kemampuannya," ujar Guardiola.

Ketika Zidane pertama kali diserahkan pekerjaan sebagai pelatih Madrid, klub bertujuan untuk meniru Barca dalam menunjuk mantan gelandang hebat, yang sebelumnya hanya melatih tim akademi klub.

Guardiola memenangkan 14 trofi dalam empat musim di Camp Nou antara 2008 hingga 2012, termasuk dua Liga Champions. Gelar dan piala liga terus mengalir untuk Guardiola di Bayern Munich dan di Manchester, tetapi dia belum merasakan kesuksesan di kompetisi klub elite Eropa sejak 2011.

Meskipun memenangkan dua gelar Liga Inggris di antara enam trofi utama sejak tiba di Inggris, Guardiola mengakui waktunya di City akan dinilai gagal jika tidak memenangkan Liga Champions.

Peluang Terbaik

Usai lepas dari sanksi, ini bukan kesempatan terakhir bagi City untuk mengakhiri penantian mereka memenangkan Liga Champions. Namun, Guardiola mengisyaratkan mereka mungkin tidak akan pernah mendapatkan peluang yang lebih baik, dengan kompetisi dikurangi menjadi pertandingan satu leg mulai dari perempat final dan semua berlangsung di tempat netral tanpa penonton di Lisbon.

Mantan pelatih Barca dan Bayern itu sering menyesali kurangnya atmosfer dukungan untuk City pada pertandingan besar Eropa. "Tentu saja, kami memiliki peluang untuk bertarung (lagi musim depan), tetapi situasi yang kami miliki tidak akan terulang lagi," ujar Guardiola. ben/AFP/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.