Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

MPR Minta KPK Fokus Pencegahan Korupsi

📅 Rabu, 15 Jan 2020, 09:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
MPR Minta KPK Fokus Pencegahan Korupsi Doc: KORAN JAKARTA/M FACHRI
Ket. SILAHTURAHMI PIMPINAN KPK | Ketua MPR Bambang Soesatyo (tengah) dan Ketua KPK Firli Bahuri (ketiga dari kanan), usai melakukan pertemuan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1). Pertemuan digelar dalam rangka silaturahim dengan pimpinan KPK serta membahas isu-isu terkini.

JAKARTA - Ketua MPR, Bambang Soesatyo menekankan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu fokus pada upaya pencegahan yang berlandaskan undang-undang dan aturan yang berlaku. Oleh karena itu, dalam upaya pemberantasan korupsi, KPK tidak boleh menimbulkan kegaduhan dan ketakutan.

"Pemberantasan korupsi esensinya penyelamatan keuangan negara. Jadi, KPK sesungguhnya tidak perlu mengejar orang, tapi menyelamatkan kerugian negara. Artinya, kalau ada yang berbuat maka itu harus dihukum," tutur Bambang atau sering disapa Bamsoet saat menerima kunjungan lima pimpinan KPK, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1).

Bamsoet mengatakan KPK dalam melaksanakan tugasnya tidak boleh mengganggu kedamaian nasional. Tidak boleh menakut-nakuti. Jalannya pemberantasan korupsi ini tidak boleh mengganggu iklim investasi yang sudah dicanangkan pemerintah.

Menurutnya, pemberantasan korupsi bukan diukur pada berapa banyak yang ditangkap, tapi seberapa besar keuangan negara bisa diselamatkan. Kemudian, ia menuturkan korupsi timbul akibat biaya politik yang tinggi sehingga perlu dicari jalan keluar.

Bamsoet pun mengatakan evaluasi dan regulasi yang sulit perlu dilakukan perbaikan. "Dari pimpinan KPK juga menyampaikan, kadang-kadang karena regulasi kita sering sulit itu menimbulkan masalah perizinan yang kerap melahirkan suap," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Bamsoet mengapresiasi KPK yang datang bersilaturahmi kepada pimpinan MPR. Ini merupakan pertama dalam sejarah berdirinya KPK bahwa lembaga antirasuah ini mengunjungi dan bersilaturahmi dengan pimpinan MPR. Ia menambahkan kegiatan KPK ini menjadi tradisi yang baik untuk membangun dan mempererat komunikasi dengan lembaga negara.

Harus Bersinergi

Ketua KPK, Firli Bahuri menuturkan jika kegiatan ini menjadi krusial karena pemberantasan korupsi tidak bisa dilakukan satu orang, satu kelompok, atau satu lembaga saja. KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi harus kerja sama dan bersinergi dengan segenap anak bangsa yang membaktikan dirinya untuk kemajuan dan negara.

Firli menuturkan dalam rangka mewujudkan pemberantasan korupsi yang berhasil dan berdaya guna maka sesuai Undang-Undang No 19 tahun 2019 Pasal 6 huruf (b) disebutkan bahwa KPK perlu melakukan koordinasi dengan instansi yang berwenang dalam melakukan pemberantasan korupsi dan pelayanan publik.

"Di huruf C juga disebutkan KPK melakukan monitoring atas pelaksanaan program pemerintahan negara," tutup Firli. dis/N-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Megapolitan
Pemkab Karawang Siapkan PSE...

KKP Antarkan Lele Marinasi Asal Bandung Tembus Pasar Taiwan

23 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
KKP Antarkan Lele Marinasi ...
Judi Online Rp2,5 Triliun Mengalir di Jabar, Dedi Mulyadi Dorong LPM Perkuat Ekonomi Desa

Judi Online Rp2,5 Triliun Mengalir di Jabar, Dedi Mulyadi Dorong LPM Perkuat Ekonomi Desa

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.